By. Suwarni Sulaiman

Setiap manusia pasti pernah mengalami ujian berupa musibah maupun cobaan. Allah SWT tak pernah memandang siapa kita, dari mana kita, dan apapun kita.

Begitupula ujian yang Allah berikan juga berbeda apakah itu berupa cobaan dan juga musibah.dengan kadar kualitas yang berbeda pula.

Lalu bagaimana kita bisa menyikapi semua itu? Apakah kita memandang bahwa ujian yang Allah berikan itu karena bentuk cinta Allah kepada kita ataukah Allah sudah membenci kita lantas memberikan cobaan kepada kita???

Semua itu kembali pada hati kita masing-masing. Kalau kita selalu berhusnudzon kepada Allah maka Allah juga yang mengetahui hati kita begitupula sebaliknya.

Dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي

Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya, jika dia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari 7405 & Muslim 6981)

Allah memberi balasan dari amal baik hamba, sesuai persangkaan hamba kepada-Nya.

Maka kekuatan dalam diri kita berbaik sangka kepada Allah SWT itu mesti harus kita kedepankan. Karena Allah memberikan ujian kepada hambanya adalah manifestasi bentuk cinta Allah kepada kita.

Ketika Allah menguji kita dengan memberikan sakit penyakit yakinlah bahwa Allah SWT sedang dan ingin menghapus dosa-dosa kita yang telah kita perbuat.

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.
(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

Oleh karena itu jangan pernah berkecil hati atau malah putus asa dengan cobaan yang kita terima namun kita tetap.menjalani dengan ikhlas dan konsistensi ibadah yang tinggi bukan malah lupa kepada Allah SWT saat kita sedang sakit. Karena syaitan selalu dengan caranya menggoda manusia untuk menjauhkan diri kita dari Allah SWT.

So tetaplah berbaik sangka kepada Nya. Jalani dengan ikhlas. Karena Allah SWT tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya.

Tetaplah berhusnudzon, sabar, ikhlas dan semangat meraih pahala ditengah ujian menimpa. Innallaha ma’ashshibiriin.

Kupang, 9 Desember 2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *