Sepeluh Ramadhan Ke-2

Maryati Arifudin, 11 Ramadhan 1442

Progres ramadhan makin diperketat karena 10 hari pertama telah lewat. Awal langkah telah membuka pintu rahmad, saatnya kita berusaha memperoleh pintu ampunan.

Kerja cerdas dengan memanfaatkan sisa ramadhan dengan tepat. Kencangkan niat agar ramdhan tahun ini sesuai target. Telah berapa kali ramadhan, perasaan ini iman belum bisa bertambah. Tinggal kita saatnya berbenah dengan memegah amanah tuk mentaati program ramadhan agar makin berkah.

Dari Abu Hurairah pernah mendengar nabi bersabda,” Apa saja yang aku larang terhadap kalian, maka jauhilah. Dan apa saja yang aku perintahkan kepada kalian, maka kerjakanlah semampu kalian.

Jangan kendor untuk menghidupkan bulan Ramdhan. Siapa tahu ini, ramadhan terakhir bagi kita semua. Mumpung pintu ampunan terbuka bagi siapa saja, tidak terkecuali kita telah sekian lama menumpuk dosa-dosa.

Corona telah memberi pembelajaran untuk selalu bersih-bersih diri. Ajaran ini mengajak kita agar selalu muhasabah diri. Mudik lebaran dibatasi dengan aturan-aturan diperketat di sana-sini. Kesempatan tuk menundukkan hati agar mampu meningkatkan amalan Ramadhan pada tahun ini. Dengan program terbaik yang dijalani tuk menghidupkan sisa-sisa ramadhan agar komitmen diri.

Tetap bangun komitmen mengisi ramadhan terbaik. Jaga imunitas tubuh, dengan menjalankan sunah-sunah. Jadikan Aktivitas ramadhan terencana sehingga amalan terukur. Agar, program benar ditunaikan dan dinikmati dengan baik.

Banyak ragam amalan yang dicintai dan disenangi Rasululloh. Buat agenda ibadah itu, agar dapat terukur aktivitas ibadahnya. Bersegeralah! Menunaikan panggillannya untuk mendirikan sholat berjamaah.

Rasulullah juga bersabda: “Sesungguhnya salat yang paling berat bagi orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kerjakan amalan telah nabi kerjakan. Cukupkan disitu sehingga tak terlalu lelah memikirkan amalan lain. Ada banyak amalan sunah nabi yang  bisa dikerjakan agar mampu menebalkan iman.

Dari tausyiah ustadz Adi Hidayat menyampaikan rujukannya Al Qur’an surat Al Baqoroh ayat dua sampai dengan lima. Ada tiga amalan yang menjadi rujukan sebagai dasar iman terjaga dengan benar. Siapkan bekal kebaikan dimulai dari mendirikan sholat, membiasakan infaq, shadaqoh, dan sejenisnya,  serta menjaga interaksi dengan  Al Qur’an.

Derajat taqwa akan diberikan kepada hambanya yang dikehendaki-Nya. Siapa saja yang mau menggapainya. Anugrah taqwa diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang tetap mempertahahankan amalan Ramadhan walau Ramadhan telah berakhir. Merekalah yang lulus mengerjakan amal ramadhan sampai akhir kehidupannya.

Pada tahun ini, semangat masing-masing pribadi fokus menghidupkan Ramadhan agar mampu meraih ampunan-Nya. Tiga bekal amalan harus menjadi rujukan dan ditegakkan, tanpa banyak alasan. Ramadhan tahun ke dua corona, agar menjadi semangat melakukan kebaikan dan fokus menebarkannya bersama teman-teman.

Siapkan infaq atau saudaqoh berupa materi yang terbaik. Dapat berupa harta benda ataupun kemampuan fisik. Dari harta benda peluang sebanyak-banyaknya tuk berinfaq  dengan uang dan makanan. Jika belum mampu berinfaq dengan harta, boleh dengan tenaga dan pikiran. Pilihlah langkah bagaimana berpartipasi menghidupkan ramadhan tahun ini. Carilah, bekal tuk kampung akherat selama masih ada kesempatan. Karena, hidup itu akan dipertanggung jawabkan.

Perhatikanlah peritah dalam surat Al Qashash ayat 77. Alloh berfirman yang artinya : “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kamu. Tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.

Hidupkanlah malam ramadhan dengan mengharap ridha-Nya.  Memohon ampunan dan rahmad-Nya saat sujud terakhir, sungguh saat sujud itulah seorang hamba dekat Sang Kholiknya. Sungguh perkara sujud inilah, yang meninggikan derajat antara seorang hamba berbeda dengan lainnya.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *