Oleh: Moh. Anis Romzi

Jika ingin mengerti hasil akhirnya bagaimana …ya cobalah jalani

Sering kita terkesima akan kesuksesan seseorang. Memang biasanya publikasi hanya pada hasil. Jarang sebuah proses dimulai dari awal saat publikasi. Dampak dari publikasi kekinian adalah ingin mendapatkan hasil secara instan. Hasil akhir cepat tanpa melihat kronologi proses. Perjalanan waktu yang dipotong untuk disederhanakan. Lazim banyak orang yang tidak ingin berproses lama. Namun banyak yang ingin cepat memperoleh hasil.

Hasil akhir sejatinya tidak pernah akhir. Itu hanyalah sebuah perjalanan. Saat kita melihat keberhasilan seseorang, ada baiknya memperhatikan proses yang dilaluinya. Kesuksesan adalah bagian dari proses itu. Dengan melihat kita menjadi ingat. Seperti sebuah ungkapan lama dalam pembelajaran. Cara terbaik untuk memahami sebuah sukses sebagai pembelajaran adalah dengan melakukan. Anda akan paham dengan melakukan.

Beranilah mencoba, jika ingin mengetahui hasilnya. Saat melakukan akan timbul tantangan, masalah, ataupun godaan. Di sinilah ketahanan, kesabaran, dan fokus diuji. Ketika melakukan sejatinya tidak ada yang benar-benar instan. Ada niat, tekat, dan kerja keras yang dibutuhkan. Dalam mencoba sangat mungkin terjadi kekurangan, dan kesalahan. Jangan menyerah. Lakukanlah terus percobaan Anda sampai menemukan kefahaman sebuah proses.

Dalam sebuah proses percobaan ada dua risiko yang siap menghadang. Mereka adalah keberhasilan dan kegagalan. Ini penting untuk menyiapkan diri akan kedua hal tersebut. Jika berhasil jangan jumawa, sebaliknya jika mengalami kegagalan hendaknya tidak berputus asa. Gambaran hasil akhir setidaknya memberikan kita rencana persiapan solusi. Jika berhasil boleh bahagia sebentar dan lanjutkan karya selanjutnya. Jika gagal, ulangi sampai hasil akhir membahagiakan.

Banyak mencoba juga menjadi gagasan terkini pendidikan Indonesia. Para pendidik dan pembelajar diharapkan memiliki watak ini. Mencoba memerlukan keberanian. Ini akan melahirkan konflik dalam diri. Keberanian berhadapan dengan ketakutan. Siapa saja yang berani melawan ketakutan diri ia menjadi pribadi yang terbebaskan. Inilah sejatinya tujuan pendidikan kini, Merdeka Belajar.

Tidak kesuksesan tanpa jerih payah. Semua memerlukan upaya. Kepayahan ini akan menjadi momok ketika dijadikan sebagai penghalang. Setiap usaha akan ada energi yang dikeluarkan. Inilah pengorbanan yang harus direlakan. Akan ada biaya, waktu, tenaga yang dibelanjakan.

Banyak belajarlah, banyak mencoba menuju karya. Tidak akan ada yang sia-sia atas usaha baik yang dilakukan. Kesuksesan dekat pada mereka yang senantiasa berusaha. Hasil akhir yang baik dihasilkan dari niat, dan  usaha yang dilakukan dengan baik.

Saya hendak menyampaikan pengalaman perihal mencoba. Dalam hal ini adalah sebuah proses menulis sebuah buku. Dulu saat ada seorang rekan kerja dapat menulis sebuah buku, saya sangat ingin menirunya. Ini tidak akan menjadi kenyataan apabila hanya menjadi sebuah keinginan. Saya harus mencoba memaksa diri untuk dapat menulis sebuah buku minimalnya.

Saya mulai menulis dengan kemampuan yang sangat terbatas. Saya tidak memiliki pengalaman sama sekali menulis. Saya bertekat sebuah buku harus terbit. Ini menjadi pendorong semangat untuk menghasilkan sebuah buku. Akhirnya pada sekitar lima bulan sebuah buku dapat terbit. Alhamdulillah ini sangat luar biasa membahagiakan. Niat, tekat, coba, lakukan, hasil. Ulangi lagi dari awal.

Ketika sudah mulai mencoba dan melakukan ternyata sulit untuk berhenti. Saya menjadi paham tentang proses menulis sampai dengan menerbitkan buku. Pada mulanya ada adem-panas bagaimana nanti pada akhirnya. Jika ingin tahu hasil akhirnya cobalah jalani. Anda akan mengerti. Dalam hal apa saja yang bermanfaat bagi Anda.

Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 8 Januari 2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *