Oleh: Azwar Richard

Tidak ada yang lebih indah dari sebuah petemanan selain persaudaraan. Persaudaraan yang dimaksud disini adalah persaudaraan yang bukan diikat dengan hubungan tali perkawinan tetapi hubungan pertemanan yang sangat erat. Dengan hubungan seperti itu, maka menganggap orang yang tidak ada hubungan perkawinan sebagai saudaranya bahkan melebihinya.

Dalam Islam ada konsep persaudaraan yang dikenal dengan istilah ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah dalam bahasa Indonesia berarti persaudaraan. Diambil dari akar kata yang memiliki makna “memperhatikan atau peduli”. Makna dari akar kata ukhuwah ini memberikan pemahaman bahwa persaudaraan mengharuskan adanya sikap perhatian atau kepedulian di antara mereka yang bersaudara.

Dalam surat Ali Imran ayat 103 Allah Swt berfirman,

وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا

“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara”

Di kota Madinah, hal yang pertama kali Rasulullah Saw lakukan adalah mempersaudarakan sahabat dari kalangan Muhajirin dan Anshor. Beliau melakukan hal tersebut untuk mempererat hubungan sesama muslim di kota Madinah. Hal demikian dilakukan agar terwujudnya persatuan dan kesatuan di antara sesama kaum muslimin.

Hal ini pula menandakan bahwa persaudaraan merupakan asas pertama yang dilakukan oleh Rasulullah Saw  sebagai kekuatan umat saat itu. Dengan asas itu pula Beliau berhasil membangun persaudaraan yang bersifat universal, toleran, terbuka, dan disemangati oleh nilai-nilai kemanusiaan.

Persaudaraan atau ukhuwah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat urgen. Tanpa adanya ukhuwah, umat Islam dapat tercerai-berai karena suatu hal seperti saling mencela satu sama lain.

Ketulusan hati merupakan dasar dalam berukhuwah sesama saudara seiman. Hal tersebut akan berimplikasi pada kelanggengan dalam waktu yang lama bahkan abadi hingga akhir hayat. Ketulusan itu pula yang akan membawa persaudaraan itu menjadi kuat dan kokoh.

Dengan ukhuwah, sikap saling menghormati akan tetap terjaga satu sama lain. Yang muda menghormati yang tua begitu pula sebaliknya. Tidak ada yang merasa lebih berilmu dari yang lain. Tidak pula, ada yang merasa paling berjasa dari yang lain dalam hal apapun. Sikap menghormati dalam berukhuwah juga berarti mendahulukan hak orang lain dibandingkan hak pribadi.

Ukhuwah juga berarti saling membantu dalam kebajikan dan menyebarkan kebaikan. Kebaikan dan kebajikan akan lebih terarah apabila dilakukan secara bersama-sama atas dasar kecintaan atas sesama. Tidak ada yang lebih berharga dibandingkan dengan saling menasehati dalam berukhuwah.

Ukhuwah dalam Islam merupakan keistimewaan yang mampu merajut pribadi-pribadi yang berbeda menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan dan tidak tercerai-beraikan.

Bagaikan sebuah bangunan megah yang besar antara pondasi, tiang,  dan atapnya saling menguatkan dan melengkapi. Bukan itu saja,  bangunan megah akan menjadi kebanggan penghuninya. Merasakan kenyamanan dan ketentraman menempati bangunan tersebut. Orang yang lalu lalang melewatinya pun terhibur dengan keindahan bangunan megah yang bernama ukhuwah itu.

Kekuatan umat yang berbasis pada ukhuwah tidak akan mudah dirobohkan oleh siapa pun. Dia akan kuat karena berdiri atas dasar kebersamaan. Bersama-sama atas tujuan yang mulia yaitu membangun umat yang mulia atas dasar keimanan.

Mewujudkan ukhuwah yang ideal merupakan cita-cita bersama. Di tengah umat yang masih mengedepankan kepentingan kelompok. Membanggakan kelompok sendiri dan menghujat kelompok lain. Penyakit merasa paling benar masih menjangkit dalam tubuh umat. Perbedaan pandangan masih menjadi polemik yang berkepanjangan seolah tanpa ujung.

Nampaknya, umat harus kembali pada konsep yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dalam membentuk ukhuwah Islamiyah. Persaudaraan berbasis persatuan dan keutuhan umat tanpa melihat kepentingan kelompok tapi kepentingan bersama. Persaudaraan yang menguatkan satu sama lain. Wallahua’lam. [].

#KALIMAT

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *