Oleh : Yani Lestari

Sampai kesini lagi itu merupakan kebahagiaan bagi saya. Bahagia karena bisa kembali ke kota ini setelah hampir 25 tahun tidak menginjakkan kaki lagi di sini. Ada haru juga ketika mengingat perjuangan untuk memulai melaksanakan tugas yang harus diemban, dan harus berpisah dengan keluarga.

Terbayang kembali ingatan Tahun 1993 sebanyak 129 orang lulusan D2 PGSD IKIP Yogyakarta angkatan 1 yang mendapatkan tugas di Kalimantan Selatan harus berangkat ke tempat tugasnya. 129 orang tersebut terbagi menjadi dua kelompok penerbangan, saya sendiri di kloter kedua.

Sesampainya di Bandara Syamsudin Noor, kami dibawa oleh petugas yang menyambut ke asrama Transito Banjarbaru tempat kami menginap. Malam itu ada acara ramah tamah dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan dan paginya kami dijemput oleh Dinas Pendidikan Kabupaten menuju tempat tugasnya masing-masing.

Untuk wilayah Kabupaten Barito Kuala ada 25 orang dan dijemput oleh Dinas Pendidikan Kabupaten setempat menggunakan mobil kemudian turun di dermaga dekat Masjid Sabilal Muhtadin yang sekarang dekat dengan Tugu nol kilometer. Akhirnya kami dibawa menuju ke kota Marabahan menggunakan long boat.

Sebenarnya capek, karena harus menempuh perjalanan di perairan sungai Barito selama kurang lebih 2,5 jam, namun membayangkan sebentar lagi akan menerima SK CPNS rasa capek itu berganti menjadi rasa antusias dan bersemangat. Sepanjang perjalanan ada canda tawa dan sesekali belajar bahasa Banjar dengan bapak-bapak yang menjemput kami. Tempat duduk yang saling berhadapan di deret sebelah kanan dan kiri longboat menjadikan suasana menjadi semakin akrab.

Sampai di kota Marabahan kami bermalam 1 malam dan paginya kami dijemput kembali oleh masing-masing Kepala Sekolah tempat tugas kami untuk mengabadikan diri. Saya bersama 3 orang teman dan bapak ibu Kepala Sekolah yang menjemput kembali lagi melewati perairan sungai Barito menuju ke arah Kota Banjarmasin. Tempat tugas kami di daerah Tinggiran Baru yang lokasinya dekat perusahaan  kayu lapis yang cukup dekat dengan wilayah kota Banjarmasin. Bersyukur sekali karena SK saya keliru, seharusnya saya mendapat tempat tugas di sekolah yang lebih jauh lagi dan harus menggunakan jukung atau perahu dayung karena akses melalui jalan darat hanya bisa dilalui jika kondisi atau keadaannya sedang musim kering, jika hujan maka harus menggunakan jukung. Bisa dibayangkan… saya sendiri datang dari Jogja dengan modal tidak bisa berenang sama sekali harus menggunakan transportasi lewat perairan, duuuh…. Alhamdulillah karena SK keliru jadi saya terkumpul dengan teman saya yang kebetulan SKnya sama-sama di SDN Tinggiran Baru 2 Kecamatan Mekarsari Barito Kuala yang bisa ditempuh melalui jalan darat.

0Shares

By Admin

3 thoughts on “Napak Tilas walau pun Hanya Sesaat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *