Oleh Darul Baihaki

Wa ammaa bini’mati robbika fahaddist
( dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan ( dengan bersyukur))

Berkata Mujahid bahwa yang dimaksud nikmat adalah berupa al Quran. Dengan nikmat tersebut seyogyanya kita wajib bersyukur dengan mengamalkan, membaca dan mengajarkan kepada orang lain.

Juga ada juga yang meriwayatkan bahwa nikmat yang demikian tadi adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada Nabi berupa pangkat kenabian dan nabi harus menyampaikan apa yang Allah turunkan kepada Nabi.

Telah meriwayatkan dari Husain bin Ali Radillahu anhumaa bahwa sesungguhnya Husain berkata apabila engkau mengetahui suatu kebaikan maka ajarkan kebaikan itu kepada orang lain, sesungguhnya engkau akan menjadi tauladan bagi mereka kecuali jangan engkau ajarkan apabila mereka akan menjadi Ria.

Diceritakan pula ada seseorang duduk didekat Nabi SAW, kemudian Nabi mencium bau yang tidak sedap pada pakaian orang tersebut dan Nabi pun berkata bukankah engkau orang yang berharta dan orang itupun menjawab benar saya orang yang berharta, lalu Nabi pun berkata kembali kalau Allah memberikan harta yang banyak maka sebaiknya harta itu dipergunakan dengan baik atau manfaatkan dengan baik. Dengan kejadian seperti itu Nabi bersabda sesungguhnya Allah itu bagus, rapih,bersih dan Allah mencintai kepada kerapihan ,bersih bagus dan Allah cinta kepada orang yang Allah berikan nikmat kepada hambanya dimanfaatkan dengan baik untuk lebih rapih, bersih, dan bagus.

Sumber Tafsir Munir
Pengarang Syekh Nawawi al Bantani
25 November 2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *