Oleh: Azwar Richard

Paling enak kalau kumpul bareng kawan. Bisa tertawa bersama, senang bersama, bahkan susah bersama. Kumpul bareng bermanfaat untuk saling mengenal antar sesama. Bagi sebuah kelompok tertentu dengan kumpul bareng akan menjaga kekompokkan. Saling bertukar pikiran dan ide serta mewujudkannnya bersama-sama.

Kumpul bareng yang positif tentunya. Kumpul bareng yang membawa manfaat pribadi dan orang lain. Kumpul bareng yang bisa memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Yang paling penting adalah bisa bermanfaat untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Ibarat lidi bisa bermanfaat bila batang demi batang lidi dikumpulkan menjadi satu bagian. Bila batang lidi tersebut berdiri sendiri tanpa disatukan maka akan sulit manjalankannya fungsinya sebagai alat kebersihan. Bermanfaat karena dapat memberisihkan lingkungan karena terdiri dari bagian-bagian yang membentuk satu bagian utuh. Itulah sapu lidi, yang terdiri dari lidi-lidi yang disatukan.

Salah satu contoh kumpul bareng yang bermanfaat adalah majlis ilmu. Kumpul bareng dengan orang-orang saleh.  Dalam Islam, mengikuti majlis ilmu merupakan hal yang sangat dianjurkan. Hal ini agar tidak salah dalam beribadah dan tidak salah dalam memahami agama Allah. Menimba ilmu agama lebih mudah dilakukan ketika mengikuti majlis ilmu yaitu dengan mendengarkan ilmu agama dan zikir serta ilmu umum.

Keuntungan orang yang berada dalam majlis ilmu akan menahan dalam melakukan kemaksiatan. Dirinya disibukkan dengan menuntut ilmu dan zikir, maka akan berkurang waktunya untuk melakukan hal-hal yang sia-sia.

Paling tidak demikianlah manfaat dari kumpul bareng dalam majlis ilmu dan zikir akan terlindung dari hal-hal yang merugikan dalam kehidupan dunia dan membawa kebahagiaan di akhirat.

Kumpul bareng bersama bersama orang-orang saleh tidak sekedar saleh dalam hal agama namun cerdas dalam urusan dunia. Orang-orang saleh jika kumpul bareng dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan akan membawa maslahat yang luar biasa.

Pada sisi hukum, menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim. Hal itu ditekankan Rasulullah dalam sebuah hadis yang berbunyi, “Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim”. Rasulullah Saw sangat menganjurkan kepada para sahabat dan umatnya agar selalu menuntut ilmu. Ilmu hanya dapat diraih di tempat tertentu diantaranya adalah majlis ilmu dan zikir.

Keuntungan bagi orang yang suka kumpul bareng keluar untuk menghadiri majlis ilmu dan zikir adalah akan diturunkan rahmat Allah untuknya. Bekas langkah selama perjalanan dari rumah ke majlis ilmu tersebut akan dihitung sebagai kebaikan oleh Allah Swt. Rahmat dan berkah Allah juga akan menaungi orang-orang selama berada dalam majlis ilmu tersebut. Terlebih apabila khusu dalam mendengarkan ilmu di dalam majlis tersebut maka akan dihitung sebagai kebaikan.

Malaikat pun akan hadir dan mengelilinginya karena rido dengan apa yang dikerjakan orang-orang yang berada di majlis ilmu tersebut. Sehingga ketenangan pun akan dirasakan oleh orang-orang yang berada dalam majlis ilmu tersebut. Rasulullah Saw bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim no. 2699).

Yang paling utama bagi orang-orang yang selalu kumpul bareng di majlis ilmu adalah akan dimudahkan dalam menuju ke surga. Janji Allah tersebut sudah pasti janji yang dinanti-nantikan oleh setiap muslim. Rasulullah Saw bersabda,

مَن سلَك طريقًا يطلُبُ فيه عِلْمًا، سلَك اللهُ به طريقًا مِن طُرُقِ الجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga” (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua agar selalu kumpul bareng di majlis ilmu dan zikir. Wallahua’lam bishowab. []

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *