Oleh: Moh. Anis Romzi

Hari ini banyak organisasi telah beralih proses kepemimpinan. Para pemimpin yang berasal dari generasi x (1965-1980) mulai digantikan generasi y (mileneal). Anda yang lahir pada tahun 1980-1994  harus menyiapkan diri menerima estafet kepemimpinan. Di mana saja area kepemimpinan itu ada. Tahun 2021 ini adalah tahun yang bisa saja bagi Anda untuk memulai. Siapkah?

Generasi mileneal atau generasi Y adalah  yang lahir antara tahun 1980-1994. Ada peluang sekaligus tantangan bagi generasi ini untuk mengambil alih tampuk kepemimpinan. Setiap masa ada kecenderungan orientasi dalam kepemimpinan. Generasi ini akan bertumpu pada teknologi Informasi. Mereka berada pada masa transisi teknologi.

Para pemimpin mileneal pada masa kini. Banyak generasi ini mulai menempati posisi kepemimpinan formal. Dalam konteks Indonesia seorang Emil Dardak telah mampu duduk menjadi wakil gubernur Jawa Timur. Saya percaya bahwa dia adalah generasi mileneal yang telah berhasil masuk dalam jalur kepemimpinan formal. Tidak perlu harus menunggu tua untuk dapat masuk ke jalur kepemimpinan formal. Emil telah membuktikannya pada generasi mileneal saat ini.

Mark Zuckerberg salah satu pemimpin muda yang dianggap sukses. Ia berkontribusi besar pada perubahan dunia melalui aplikasi media sosial facebook. Lewat sentuhan tangannya ia mampu merajai pasar teknologi media sosial. Bahkan terkini perusahaannya telah mengakuisisi media yang sama untuk teknologi induk yang dibuatnya. Perlu menjadi catatan Mark tetap rendah hati dan dermawan. Karakter seperti Mark terbukti mampu membuka ruang kepemimpinan baru tanpa mengedepankan formalitas.

Pergantian sebuah kepemimpinan adalah niscaya. Hanya soal waktu dan kesempatan saja yang berbicara. Generasi mileneal, siap maupun tidak akan menerima estafet kepemimpinan ini. Senyampang masih ada waktu, memantaskan diri adalah hal terbaik. Generasi mileneal saat ini harus terus belajar sambil membuat segala kemungkinan positif pada proses kepemimpinan. Waktu geser kepemimpinan sudah dekat.

Ruang dan waktu yang berbeda menyebabkan proses kepemimpinan itu berbeda. Siapa saja berhak berkiprah untuk berkolaborasi, bahkan berkompetisi. Semangat pantang menyerah para pendahulu bangsa dapat diambil menjadi teladan. Bukankah Indonesia lahir dari para pemimpin muda? Saatnya generasi mileneal tampil dan mengisi kemerdekaan dengan cara yang berbeda.

Generasi mileneal akan mengambil tampuk kepemimpinan pada sekitar tahun 2020-2050. Saat itu Indonesia digadang-gadang sedang menuju Indonesia Emas. Saat itu Indonesia menerima bonus demografi kependudukan. Angkatan kerja produktif tiga kali lebih banyak. Sumberdaya manusia harus menjadi pilihan utama untuk disiapkan dari sekarang. Pemimpin mileneal mesti cakap, melek teknologi, dan solutif terhadap segala persoalan dengan cepat.

Akan banyak pilihan pemimpin untuk generasi mileneal. Kreativitas akan saling beradu. Akan selalu ada seleksi alam. Mereka yang paling kreatif dan independen akan bertahan. Andakah pemimpin mileneal itu? Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 13/2/2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *