Oleh: Moh. Anis Romzi

Perjalanan sebuah institusi beraneka warna. Pemimpin memberikan pengaruh besar dalam pencapaian sebuah institusi. Sama seperti pendidikan, kepemimpinan adalah proses yang sengaja ingin dilakukan. Agar kepemimpinan berhasil sesuai harapan, berikut beberapa arahan adaptasi bebas dari berbagai sumber bacaan.

Arahan potong per potong sebuah institusi. Branding, itu merupakan langkah awal perjalanan sebuah institusi. Dua hal akan dicapai sebagai target. Pertama adalah pencapaian institusi. Kedua adalah pembuktian kapasitas diri pemimpin di sebuah tempat yang baru. Cara yang dapat ditempuh bisa dengan melakukan sesuatu yang unik bagi institusi. Rentangan waktu yang dibutuhkan beragam. Satu tahun cukup untuk seorang pemimpin untuk membuat brand bagi dirinya. Sedangkan untuk sebuah institusi bisa lebih lama.

Fokus adalah arahan kedua. Ini menggambarkan kedalaman, ketangguhan dan kekuatan produk yang dihasilkan. Ini adalah tahapan di mana sebuah institusi mulai melakukan seleksi. Pemimpin akan berorientasi pada beberapa prosedur. Ada beberapa standar yang harus dipenuhi oleh anggota institusi. Akan sangat mungkin terjadi beberapa konflik antar anggota kelompok. Pada saat seperti inilah kematangan pemimpin mampu mengelola konflik ke arah yang positif pada tujuan besar institusi.

Kelanjutan dari fokus adalah detail membuat spesifikasi produk institusi. Perlu dipahami bahwa institusi adalah kegiatan usaha. Fokus ditandai dengan kualitas produk yang dihasilkan. Baik produk itu berupa barang maupun jasa. Hasil dari kepemimpinan terhadap fokus, ia selalu berusaha melihat ke dalam institusi. Segala permasalahan yang muncul cepat diantisipasi. Tindakan preventif dari seorang pemimpin lebih penting dari pada mengobati. Selanjutnya hasil dari fokus dapat berupa kepuasan pengguna layanan yang diproduksi.

Inovasi adalah bagian ujung dari perjalanan sebuah institusi. Seyogianya ia menjadi sebuah budaya. Apabila institusi dan orang-orang yang ada di dalamnya menghendaki memberi pengaruh yang kuat pada lingkungannya. Inovasi berisi keberanian mencoba sebuah institusi. Peran pemimpin dalam mengarahkan inovasi sangat signifikan. Inovasi adalah komitmen institusi untuk memperbaiki diri secara simultan.

Pemimpin hendaknya mampu memetakan dan menentukan target sebuah institusi. Ada instrumen-instrumen yang harus dipenuhi pada setiap langkahnya. Sebuah institusi yang berjalan tanpa target akan mengambang. Sesekali melongok ke luar institusi boleh-boleh saja. Namun pemimpin tetap harus fokus pada perjalanan institusi yang dipimpinnya.

Setiap tahapan perlu dikendalikan dan dievaluasi perjalanannya. Ibarat sebuah mesin adakalanya institusi perlu diperbaiki, bahkan dilepas dan diganti suku cadangnya. Sebuah kebaikan dari hasil evaluasi perlu dipertahankan, bahkan penting untuk dikembangkan dengan inovasi-inovasi lanjutan. Perbaikan diri terus-menerus adalah komitmen institusi yang harus terus dijaga.

Empat langkah sebuah institusi untuk memberikan pengaruh yang kuat, pemimpin mempunyai tanggung jawab. Sentuhan tangan kepemimpinan dengan berbagai jenis dapat saja melakukan empat tahapan di atas. Anda seorang pemimpin? Selamat mencoba. Kasongan, Kalteng. 24/3/2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *