Oleh: Moh. Anis Romzi

“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan diminta pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya”

Tanggung jawab adalah hasil akhir dari sebuah kepemimpinan. Itu adalah bukti pelaksanaan amanah yang ditugaskan kepada seseorang. Dalam kehidupan ada ragam tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Dari yang hidup atas kehidupannya, suami kepada istrinya, anak kepada orang tua mereka, dan masih banyak lagi. Semua akan dihitung pada ruang-ruang pertanggungjawaban. Pemimpin wajib bertanggungjawab pada apa yang dipimpinnya.

Moral adalah pertanggung jawaban tertinggi. Namun pada praktiknya sering diabaikan. Ini karena pertanggung jawaban ini kepada yang tidak terlihat. Sumber ajaran moral adalah agama. Karena ada nilai ketuhanan yang melekat pada setiap agama. Ia pemberi segalanya atas kehidupan kita. Maka pantaslah Dia meminta tanggung jawab atas yang telah diberikannya kepada kita. Tanggung jawab ini menafikan dari seluruh tanggungjawab yang lain dalam kehidupan.

Pelanggan adalah tuan pengguna layanan. Baik itu berupa barang maupun jasa hasil layanannya. Dalam hal ini pendidikan, akan menjadi tanggung jawab terbesar atas institusi yang dipimpinnya. Dengan demikian kepala sekolah wajib mendengarkan apa yang menjadi kemauan pelanggan terdekatnya. Guru, dan tenaga administrasi, serta tenaga teknis lainnya di sekolah. Mereka adalah pelanggan internal utama. Kewajiban kepala sekolah dalam konteks ini adalah memberikan kesempatan yang sama kepada para guru untuk mengaktualisasikan dirinya.

Kondisi hari ini pertanggungjawaban berorientasi pada wilayah administratif. Ini bagi mereka yang bergerak pada institusi formal. Kerangka pertanggung jawaban administrasi menempati urutan pertama. Asal lembaga pemeriksa menerima maka selesailah sudah pertanggung jawaban. Kondisi nyata tujuan dari sebuah kegiatan kemudian. Administrasi benar sama dengan lapangan benar.

Kolektivitas dalam bertanggungjawab akan meringankan. Inilah kerja sebuah tim dalam kepemimpinan. Seyogianya pertanggung jawaban itu ada pada orang terdekat dalam tim. Di mana kepercayaan adalah segalanya. Ia tidak dapat tergantikan dengan materi. Jika dalam sebuah tim kerja di dalamnya ada kepercayaan, itu melebihi cinta.

Kepala sekolah yang berhasil adalah mereka yang mampu menggerakkan, membimbing, dan mengarahkan anggota secara tepat. Segala kegiatan pasti perlu mendapatkan dukungan banyak pihak jika ingin terlaksana dengan baik. Oleh karena itu kepala sekolah wajib bertanggungjawab pada tim dan anggota institusi.

Kepala sekolah dalam kerangka ideal menempatkan tanggungjawab moral pada tingkat tertinggi. Ini adalah tanggung jawab tertinggi. Seorang pemimpin akan diminta pertanggungjawaban di hadapan Tuhannya. Pun begitu pula seorang kepala sekolah. Dengan demikian ia bertanggungjawab pada semua. Benar secara moral, tertib administrasi, dan diterima semua anggota tim. Itulah pertanggung jawaban kepala sekolah ideal.

Ukuran pertanggung jawaban kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran adalah memfasilitasi pembelajar agar terjadi peningkatan prestasi belajar, kepuasan belajar, motivasi belajar, keingintahuan, kreativitas, inovasi, jiwa kewirausahaan, dan kesadaran untuk belajar sepanjang hayat, karena ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni berkembang dengan pesat. Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 11/2/2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *