Oleh: Moh. Anis Romzi

Integritas dan kepribadian yang kuat, yang dalam hal ini  ditandai dengan konsisten dalam berpikir, berkomitmen, tegas, disiplin dalam menjalankan tugas

Pemimpin satuan pendidikan dalam hal ini kepala sekolah dipersyaratkan memiliki kompetensi yang kuat. Ini berkaitan dengan karakter perseorangan sebelum ataupun saat sedang memimpin. Kompetensi kepribadian ini terbentuk melalui proses pengetahuan, pengalaman, dan capaian seseorang sebelumnya. Ia bisa berasal dari pendidikan, lingkungan, dan interaksi dengan orang-orang di sekitarnya. Maka beruntunglah seseorang yang memiliki kepribadian yang kuat. Ia dapat bekerja di mana dan dengan siapa saja.

Integritas adalah yang pertama. Ini adalah karakter kepribadian yang bernilai paling tinggi. Integritas laksana mata uang yang berlaku di belahan bumi manapun. Dalam KBBI V integritas bermakna sebagai kata benda yang merujuk pada mutu, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Teori manajemen modern pun juga telah menempatkan ini pada bagian pertama karakter seorang pemimpin. Integritas harga yang mahal dalam diri seseorang. Tidak jarang untuk menjaga ini harus menelan kepahitan.

Konsisten dalam ucapan dan tindakan. Lakukan apa yang Anda ucapkan. Ini terlihat mudah namun sulit untuk diaplikasikan. Namun bukan tidak mungkin. Kesesuaian antara keyakinan, ucapan, dan tindakan seorang kepala sekolah mencerminkan kompetensi yang dia miliki. Pribadi pemimpin yang yakin, komunikatif sekaligus berenergi ada dalam konsistensi ini. Konsistensi diri juga menggambarkan fokus pemimpin pada tanggung jawab. Konsisten dalam bahasa yang lain juga disebut istikamah. Itu lebih baik dari seribu kemuliaan.

Berkomitmen terhadap institusi dan tugas. Institusi adalah ladang beribadah untuk para pemimpin. Ia dapat menjadi surga sekaligus neraka bagi sang pemimpin. Maka wajib hukumnya kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran menjaga komitmen dalam melaksanakan tugas. Jika komitmen tumbuh dari dalam, maka akan banyak kebaikan dan inovasi bertumbuh. Penilaian dari luar diri pemimpin akan menjadi ikutan sekaligus sarana pengembangan kompetensi berkelanjutan.

Tegas dalam mengambil keputusan. Itu tidak bermakna kasar dan kejam. Ketegasan memberikan kepastian bagi semua warga satuan pendidikan. Tegas berisi tanpa keraguan. Pemimpin tegas memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun perlu diingat bahwa ketegasan tidak menafikan kemanusiaan. That’s the different between human and machine. Dalam mempraktikkan ketegasan dalam mengambil keputusan, kepala sekolah harus berdasarkan data yang valid dan reliable. Data harus sahih dan dapat dipertanggungjaw

Disiplin sampai mati. Dalam Islam dan kepercayaan yang lain mengajarkan tentang pengulangan pada berbuat kebaikan. Ada pelatihan kedisiplinan yang harus dilakukan setiap harinya. Salat sampai mati. Dalam keadaan apapun itu tetap harus dilakukan. Disiplin berisi kesetiaan, kesabaran dan ketaatan terhadap norma. Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 01/03/2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *