illustration of moon showing during sunset

JonSo (9) Mbak Lisa Belum Muncul
Oleh: Moh. Anis Romzi
“Annadhafatu mina al-iiman, kebersihan itu sebagian dari iman. Jadi, semua siswa di kelas ini punya tanggung jawab yang sama pada kebersihan.” Pak Ical memberi pengarahan di kelas JonSo. Hari itu adalah pelajaran jam pertama. Pendidikan Jasmani dan Olahraga.
“Dik, nanti kalau kamu pulang aku ikut ya? Soalnya Banu tidak mau memboncengku lagi.” Jono berbisik saat Pak Ical masih berceramah.
Sodik seperti tidak mendengar bisikan Jono. Diambilnya kertas bekas, digumpal-gumpal. Pluk! Sodik yang duduk paling depan menoleh. Jono tidak menyadari Pak Ical memperhatikannya. Ia masih berbisik seperti yang pertama.
“Jon, kenapa lempar-lempar kertas kepada Sodik. Kamu kirim Sms ya?” Pak Ical menggoda.
“ Anu pak, em. Kertas mencari mangsa. He he…”
“Apakah Jono tadi mendengar yang bapak baru sampaikan? Perihal menjaga kebersihan. Nah itu baru saja bapak selesai bicara, eh sudah dilanggar.”
“Hee, iya pak. Jono minta maaf. Habisnya Sodik dipanggil-panggil dari tadi tidak menyahut.” Sodik mencari alasan.
“ Anak-anak sekalian. Sebagai bagian untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, sekolah kita akan mengadakan LISA. Program ini akan dipimpin oleh Pak Andi, Wakil Kepala urusan sarana dan prasarana.” Pak Ical memperkenalkan program sekolah.
“ Kok, kaya nama cewek pak? Kalau nama programnya Santi bagaimana?” Dengan percaya diri Santi menawarkan namanya.
“ Lah Santi PD nya. Memang apa yang salah dengan nama LISA?” Dede selalu berkomentar setelah Santi. Memang Dede di kelas terkesan tidak mau dikalahkan. Dalam segala hal. Hanya Santi yang berani pada Dede. Teman-teman perempuan yang lain sering juga mendukung Santi bila dirasa Dede sebagai ketua kelas terlalu mendominasi. JonSo pun terkadang ikut mendukung Santi.
“Begini anak-anakku yang hebat. Perihal nama apa saja boleh. Terpenting adalah bagaimana program kegiatan ini mendukung kita semua untuk belajar. Nama LISA adalah sebuah akronim dari Lihat Sampah Ambil. Kalau misalnya diganti nama programnya dengan Santi apakah mungkin? Dengan tujuan dan manfaat yang sama.” Pak Ical sabar menjelaskan.
“Kalau nama programnya Santi pak artinya Sampah Anda Tinggal” Kembali Dede mencari perhatian.
“ Ha, menghina ya? Tidaklah namaku kan bagus? Istrinya Anang Hermansyah penyanyi terkenal saja Santi. Iya kan Jon?” Santi mencari dukungan.
Jono terkaget dengan pertanyaan Santi. Di pikirannya ia sedang mencari tahu siapa Santi dan siapa Anang Hermansyah yang ditanyakan Santi kawannya yang berani walaupun cewek ini. Jono berpikir keras tapi tetap tidak tahu siapa Anang Hermansyah yang dimaksudkan Santi.
“ eeem. Iya paling.” Jono menjawab sambil tersenyum tanda bingung.
“Sudah-sudah, anak-anak. Kenapa meributkan soal nama. Kembali bapak ingin tegaskan bahwa LISA ini nanti untuk kita semua. Diharapkan seluruh warga sekolah tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan. Itu Mbak Lisa sudah senyum-senyum menunggu kita.” Pak Ical bergurau sembari mengakhiri pelajaran. “ Mbak Lisa datanglah, biar kita semua bersih.”
Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 6/4/2021

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *