banner 728x250

JonSo (55) Sinyal Tidak Lancar

banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Moh. Anis Romzi

“ Katanya kalau antena di ujung kampung itu menyala pertanda waktu internet lancar.” Jono menggerutu.

banner 325x300

“ Hari ini, sudah aku numpang gawai Rahman, eh sinyal tidak ada. Ya jadinya tidak ikut belajar.” Jono masih belum puas mengomel. Sejak tadi malam Rahman melaporkan tidak ada sinyal internet untuk belajar daring. Ya jadinya gelap.

Lebih parah lagi sejak hari kemarin warga desa JonSo tidak bisa menikmati listrik PLN siang hari. Entah apa yang sedang terjadi. Pemerintah menyuruh belajar secara daring, tetapi infrastrukturnya tidak mendukung. Nasib warga pedesaan di pedalaman. Oh, ya. Tetapi mengeluh saja tidak akan menyelesaikan masalah. Ini harus ada jalan keluarnya.

“ Barangkali antena yang diujung kampung itu sedang rusak, Jon. Apalagi kalau listriknya mati seperti ini.” Sodik mencoba bersabar

“ Masak barang baru sudah rusak. Yang benar saja. Mestinya itu dirawat dan dijaga tenaga ahli.” Jono emosional.

“ Nyatanya sejak tadi pagi kita hendak menitip absen saja tidak bisa. Kita diam saja kalau begitu. Sambil menunggu sinyalnya muncul sendiri.” Sodik tetap pasrah.

“ Kalau begitu semua juga bisa dik. Cuman diam saja tidak melakukan apa-apa.” Jono masih berkeras.

“ Terus baiknya kita ini bagaimana?” Sodik tampak bingung.

“ Oh, ya aku ingat sekarang. Pak Andi kemarin menyampaikan bila ada kendala jaringan internet maka secara otomatis kosong sampai jaringan kembali normal. Kendala listrik pun sama. Jadi kita main saja hari ini dik. Asyik ini ada kesempatan bermain yang diizinkan.” Kali ini Jono berubah menjadi bersemangat.

“ Nah itu dia kamu Jon. Aslinya kelihatan. Mainan saja hobinya. Maka kita dari sekolah ada dibekali modul belajar dalam bentuk lembar kerja. Kalau memang mau belajar kita mengerjakan itu saja. Kamu ingat tidak pesan pak Ical. Ada tiga kategori peserta didik. Kategori A, murid yang sangat baik. Merka yang mengerjakan tugas tanpa harus disuruh.  Kelompok murid B nilainya baik atau cukup, yaitu mereka yang mengerjakan tugas ketika hanya disuruh. Kategori ketiga adalah D.” Sodik ceramah kepada Jono.

“ Hah, moro-moro kategori D. Kelompok murid C nya kemana dik?” Jono bengong saja tidak percaya.

“ Murid-murid kelompok C hilang kamu ajak bermain, Jon. He-he.” Sodik menggoda Jono.

“ Kamu ini dik, aku ini bertanya sungguh-sungguh.” Jono berubah masam mukanya.

“ Ha-ha. Jono marah, Jono marah. Tenang Jon. Kelompok C itu yang mengerjakan tetapi tidak selesai-selesai. Asal mengerjakan saja. Bahkan terkadang nyontek punya kawan. Seperti kita.” Sodik tersenyum menang.

“ Kelompok D dik, mana?” Jono penasaran.

“ Kelompok D itu Dableg. Disuruh mengerjakan tugas tidak dikerjakan. Kamu mau ikut?” Jawah Sodik ditutup dengan pertanyaan menohok.

Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 22/5/2021. Hari ke-11 Syawal 1442 HMoro-moro = tiba-tiba

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *