banner 728x250

JonSo (52) Pak Ical diVaksin

banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Moh. Anis Romzi

Vaksinasi adalah jurus terakhir menghadapi pandemi covid-19. Pemerintah Indonesia berupaya keras melaksanakan vaksinasi agar segera pulih kondisi bangsa ini. Rakyat yang mulai jenuh dengan aneka protokol kesehatan berharap Indonesia segera pulih.

banner 325x300

JonSo pun ikut-ikutan memantau keterlaksanaan  vaksinasi di kampungnya. Hari ini giliran kampung JonSo untuk menerima penyuntikan vaksin. Kata petugas ini adalah waktu para bapak dan ibu gurunya divaksin. Mereka senang, ini pertanda bahwa saat belajar tatap muka normal akan segera dilaksanakan.

Selain para guru, Para lansia juga mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sudah sejak pagi para penerima vaksin sudah mengantri di puskesmas kampung JonSo.  Namun JonSo khawatir tidak semua bapak dan ibu gurunya dapat vaksin. Aduh care banget JonSo kepada para gurunya.

“ Wah, pandemi Covid-19 akan segera selesai tampaknya. Ini karena vaksin untuk menanggulanginya sudah datang di kampung kita.” Jono memberi informasi.

“ Memang benar itu Jon, kalau sudah divaksin covid-19 akan hilang. Aku kok tidak yakin“ Sodik skeptis.

“ Katanya sih, vaksin itu tidak menyembuhkan. Tetapi ia memberikan kekebalan pada yang menerimanya. Kata para pakar itu virus yang ditundukkan. Jadi ketika ada virus sejenis masuk dalam tubuh virus dalam vaksin dapat mengenali dan melawannya. Mantap bukan, dik?” Jono sangat yakin dengan penjelasannya.

Namun kondisi menjadi berbeda kemudian. Sekolah JonSo harus kembali menerapkan pembelajaran daring. Oleh-oleh lebaran mungkin. Pihak berwenang puskesmas menyampaikan ada kasus Covid-19 di kampung JonSo. Tak ayal Kepala Dinas Pendidikan langsung memerintahkan sekolah JonSo untuk kembali belajar dari rumah. Sampai kondisi aman tidak ada lagi kasus baru.

“ Para guru dan orang tua sudah divaksin. Tapi masih saja ada kasusnya. Apa vaksin itu belum bekerja?” Jono ngomel tidak karuan.

“ Ya, sabar to Jon. Semua itu pasti ada prosesnya. Mana bisa sekali suntik langsung hilang virusnya.” Sodik berusaha menenangkan.

“ Lha kalau covid-19 ini tidak hilang-hilang, kapan kita belajarnya. Kamu tahu kalau kita tidak ada gawai. Sementara bapak sama emak kalau ditanya pelajaran malah aku yang dimarahi. Terus piye hal?” Jono masih ngeyel.

“ Kamu tahu tidak Jon, walaupun vaksinasi telah dilakukan, khususnya untuk para guru, lansia, dan pelayan masyarakat belum serta Merta selesai. Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tapi ya gitu deh. Kaya kamu, banyak sekali yang tidak sabar.” Sodik menembak Jono.

“ Ehh. Iya kamu benar Jon. Untung tadi malam hujan. Kita tidak jadi menonton musik elekton. Padahal kita sudah siapkan.” Kali ini Jono tersenyum.

“Semoga Pak Ical dan para guru di sekolah kita tetap sehat. Mereka baru saja divaksin. Walaupun kita belajarnya dari rumah. Ra po po.” Sodik masih tenang. Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 19/5/2021. Hari ke-8 Syawal 1442 H.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *