Oleh: Moh. Anis Romzi

Menjelang akhir tahun 2020. Hampir semua satuan pendidikan jenjang dasar dan menengah mengakhiri semester gasal. Termasuk SMPN 4 Katingan Kuala bagian dari itu. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan laporan hasil belajar peserta didik. Tradisi SMPN 4 Katingan Kuala melakukan evaluasi bersama pembelajaran bersama orangtua dan wali. Akhir tahun inipun juga direncanakan sama. SMPN 4 Katingan Kuala bersama mengoreksi hasil pembelajaran di rumah dan di sekolah.

Perjalanan pendidikan di tengah pandemi covid-19 tahun ini akan berakhir. Setelah sejak 20 Maret 2020 kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) diterapkan. Beberapa koreksi ditemukan. Setiap kebijakan selalu bermata dua dampaknya. Keduanya wajib untuk dicermati untuk perbaikan secara berkelanjutan. Dampak positif pembelajaran daring adalah fleksibelnya tempat belajar. Asalkan terjangkau fasilitas internet. Bagi yang terkendala akan melahirkan permasalahan baru. Dampak positif yang lain adalah pemanfaatan teknologi informasi yang masif. Sebelumnya teknologi hanya sebatas hiburan dan komunikasi biasa, saat pandemi covid-19 banyak digunakan untuk pembelajaran.

Ini akan menjadi catatan sejarah yang tidak pernah hilang. Dua model pembelajaran yang telah dilakukan diukur hasil pengetahuannya. Akhir semester ini selama 4 bulan SMPN 4 Katingan Kuala telah melakukan pembelajaran daring secara mayor dan luring terbatas. Dalam bahasa kekinian disebut pula dengan blended learning. Kebijakan wajib yang harus diikuti.

Empat bulan pembelajaran daring dan dua bulan tatap muka terbatas telah dilaksanakan. Sebagai sebuah kejadian khusus dan luar biasa pembelajaran saat pandemi covid-19. Ini tetap penting untuk diukur hasil belajarnya. Pembelajaran dalam suasana pandemi covid-19 perlu diukur mulai dari perencanaan, proses, dan hasil. Pengukuran bukanlah untuk menghakimi melainkan menghasilkan data untuk perbaikan secara berkelanjutan. Situasi khusus dengan pelaksanaan khusus. Penilaian telah dilakukan.

SMPN 4 Katingan Kuala akan menyampaikan laporan hasil belajar pada 19 Desember 2020. Ini berdasarkan kalender pendidikan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan. SMPN 4 Katingan Kuala beranggapan bahwa ketepatan waktu pelaksanaan bagian dari tradisi mutu. Monitoring dan evaluasi bagian dari manajemen pendidikan yang tidak bisa ditinggalkan. Laporan Hasil belajar adalah perangkat evaluasi satuan pendidikan, orangtua, dan pemangku kepentingan.

Beberapa catatan pembelajaran daring telah direkam. Baik itu kelebihan maupun kekurangannya. Banyaknya keluhan orangtua terkait pendampingan putra-putrinya di rumah telah diakomodasi. Dua bulan pembelajaran tatap muka terbatas telah dilakukan. Protokol kesehatan pencegahan covid-19 juga telah diterapkan. Caption hasil belajar menunggu hasil pengukuran pada akhir semester gasal ini. Sebuah program tentu tidak lepas dari kekurangan. Maka pengendalian tetap harus dilakukan.

Berikut pula program kegiatan pembelajaran beberapa telah sedang dievaluasi. Data rapor mutu pendidikan dijadikan acuan untuk memulai evaluasi diri satuan pendidikan. Beberapa kelemahan dibaca dan dicarikan jalan keluar bersama pula. Kepemimpinan kolektif diterapkan untuk memberdayakan semua warga sekolah. Standar Sarana dan prasarana serta Pendidik dan tenaga Kependidikan menjadi pekerjaan rumah yang menunggu untuk diselesaikan. Masukan saran dari pemangku kepentingan juga dipertimbangkan. Semoga perbaikan dapat dilakukan pada tahun mendatang.

Perbaikan terus-menerus adalah nilai komitmen guru, staff, dan karyawan SMPN 4 Katingan Kuala. Ini nilai yang senantiasa diafirmasikan setiap minggunya. Afirmasi adalah peneguhan terhadap komitmen. Diharapkan dapat tertanam di ranah kognitif seluruh guru, karyawan dan staf SMPN 4 Katingan Kuala. Ini pada akhirnya dapat melahirkan tindakan positif pada kinerja semuanya. Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 16 Desember 2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *