banner 728x250

Doa Dua Orang Malaikat

banner 120x600
banner 468x60

Rasulullah bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang dawam meski sedikit.” Riwayat Muslim

Oleh: Agus S. Saefullah
23 Ramadan 1443 H

banner 325x300

Ada dua orang tamu yang berkunjung ke rumah kita setiap bada subuh. Merekalah dua Malaikat yang berdoa.

“Setiap pagi, dua malaikat turun mendampingi seorang hamba.” Sabda Nabi dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. “Yang satu berdoa: Wahai, Tuhan! Berikanlah ganti rugi bagi dermawan yang menyedekahkan hartanya. Dan yang satu lagi berdoa: Wahai, Tuhan! Musnahkanlah harta si bakhil. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ” Riwayat disepakati Bukhari dan Muslim.

Doa malaikat yang pertama untuk orang-orang yang bersedekah dalam bentuk nafkah kepada istri, nafkah kepada anak, nafkah kepada orangtua, zakat, berinfak di jalan Allah dan memberikan pertolongan kepada saudara yang dhuafa.

Sebagaimana diungkapkan oleh Imam Nawawi dalam “Syarah Shahih Muslim”,

Para ulama menyatakan bahwa infak yang dimaksud adalah infak dalam ketaatan, infak untuk menunjukkan akhlak yang mulia, infak pada keluarga, infak pada orang-orang yang lemah, serta lainnya. Selama infak tersebut tidaklah berlebihan, alias boros.”

Adapun Ibnu Bathol menyampaikan bahwa doa malaikat yang kedua yaitu kepada mereka yang kikir atas kewajiban menafkahi istri dan anak serta enggan menolong orang-orang yang membutuhkan sementara dia mampu.

Sementara itu doa malaikat adalah doa yang mustajab. Serta baginya ampunan dari Allah.

فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa yang bacaan aminnya itu seiringan dengan amin malaikat, maka dosanya yang lalu akan diampuni.” Riwayat Bukhari dan Muslim.

Dialah yang Allah Yang Memberi rizki dan menjamin kehidupan hamba-Nya. Apa yang ditakutkan dengan bersedakah? Lalu apakah kita merasa aman juga dengan berbuat kikir rezeki kita akan baik-baik saja?

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya” (QS. Saba’: 39).

Sedekah bukan tentang seberapa besar kita mengeluarkan sebagian dari harta kita. Sedekah adalah tentang energi dari pengorbanan yang dikeluarkan.

Seorang manajer perusahaan dengan pendapatan 50 juta perbulan bersedakah 20rb persubuh tentu tidak apa-apanya dengan seorang Abang Becak yang bersedekah 5rb persubuh sementara penghasilannya hanya 500 sampai 1 jutaan perbulannya.

Ada banyak cara untuk bisa bersedakah subuh diantaranya yaitu,

Pertama, mengisi kotak amal masjid. Di setiap masjid pasti disediakan kotak-kotak amal untuk menampung sedekah. Masjid membutuhkan biaya untuk listrik, kebersihan, upah marbot, dan lain-lain. Sedekah kita pasti sangat bermanfaat.

Kedua, memberi pada jamaah salat subuh yang dianggap membutuhkan. Mencoba untuk berkomunikasi dengan jamaah lain sehingga bisa mendapatkan informasi kesehariannya adalah cara yang baik untuk bersedekah. Mereka yang ketahuan sedang banyak masalah keuangan, terlilit hutang atau hanya untuk sekadar makan adalah sasaran yang harus diperhatikan.

Ketiga, bertamu dan mengantarkan langsung barang yang disedekahkan kepada yang berhak. Sedekah bisa diberikan langsung sebada subuh di masjid atau bertamu ke rumahnya untuk bisa lebih dekat lagi dalam berislaturahmi.

Keempat, meminta kotak sedekah untuk di simpan di rumah kepada lembaga-lembaga ZIS yang kredibel. Cara ini sangat efektif untuk memberikan pendidikan kepada anggota keluarga di rumah terutama anak-anak. Jelaskan kepada mereka keutamaan sedekah subuh, pentingnya membantu sesama, dan keberkahan atas harta yang diinfakan di jalan Allah.

Keempat cara itu bisa dilakukan dengan memilih salah satunya. Lalu secara bertahap bisa memilih dua, tiga, lalu semua cara dipakai setiap subuh. Tidak perlu banyak yang penting istiqamah.

Dari Aisyah radhiyallau ‘anha bahwa Rasulullah bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang dawam meski sedikit.” Riwayat Muslim.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *