Oleh: Cut Ana

                Di dalam kehidupan sehari-hari sungguh beragam pola fikir manusia dalam berinteraksi antar sesama. Ada sebuah kisah dua karyawan namanya Rosa dan Dina disebuah perusahaan. Mereka adalah sama-sama staf biasa sedang menjalankan tugas yang diberikan oleh atasannya dalam menjalankan birokrasi di persahaan tersebut namun dengan bidang yang berbeda.  Rosa bekerja di dibidang Monitoring sedangkan Dina bekerja di bidang Koordinasi.

                Pada suatu hari dibuatkan kegiatan presentasi di perusahaan tersebut. Pada saat presentasi tersebut terjadilah dilema, Rosa memberikan presentasi para audiens, satu persatu meninggalkan ruangan presentasi, hanya tinggal beberapa audiens saja. Kala itu moderator langsung mempersilahkan Rosa untuk maju presentasi. Saat presentasi dimulai Rosa langsung emosi saat memulai presentasi karena audiens tinggal beberapa orang saja, Sebenarnya bukan audiens saja yang bubar bahkan timnya pun pada satu-satu mengajukan surat pengunduran diri.

                Dalam proses presentasi tersebut terjadilah suasana yang kurang indah, sehingga pimpinan menindaklanjuti untuk dibuat pertemuan kolaboratif antar tim terkait diwaktu yang berbeda yang dijadwalkan kemudian. Setelah kegiatan presentasi selesai Dina atas intruksi pimpinan melakukan koordinasi terkait tindaklanjut dan penjadwalan kegiatan pertemuan kolaboratif tersebut.

                Satu minggu kemudian Dina mempersiapkan undangan terkait pertemuan tersebut, kemudian membagikan undangan tersebut ke tim terkait termasuk kepada Rosa. Begitu undangan sampai kepada Rosa dengan nada emosinya mengatakan “ Dina mungkin bisa dipastikan dulu yang hadir meskipun hanya perwakilan tim, sehingga dapat solusi”.

Dina pun menjawab “ Kalau tidak hadir ya sudah”, yang penting kita sudah mengundang untuk bermusyawarah secara bijaksana, karena kita semua punya prinsip masing-masing dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh atasan. Dan kita di sini sama-sama posisi bekerja di perusahaan ini, Jadi tidak ada unsur pemaksaan antar sesama karyawan dalam menjalankan tugas. Semuanya nanti akan berujung dengan penilaian kinerja yang dilaksanakan oleh pimpinan.

                Dari ungkapan Dina di atas Rosa berfikir, sejenak kemudian Rosa kembali kepada Dina dan mengatakan “terimakasih Dina sudah memberikan pencerahan dalam kita berinteraksi antar sesama”. Dina tersenyum.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *