Oleh: Dr. H.MUHAMMAD SOLEH HAPUDIN, M.Si

Menyambut Hari Guru Nasional, 25 November 2020

Saat ini kita sedang memasuki Revolusi Industri 4.0 yang memberikan dampak pada semua sektor, termasuk dunia pendidikan saat ini. Revolusi digital yang telah masuk sejak tahun1980 an dengan perubahan teknologi mekanik ke teknologi digital.


Datangnya era digital harus disikapi dengan penuh keseriusan, seorang guru harus adaptif melakukan transformasi terhadap perubahan, pada prinsipnya adalah al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni ‘Memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik, artinya seorang guru harus responsif dan adaptif terhadap nilai-nilai baru yang memberikan manfaat.


Era digital yang syarat akan kemajuan dan kecepatan teknologi akan membawa perubahan yang cukup signifikan salah satunya terhadap sistem pendidikan. Transformasi dalam sistem.

Perubahan dalam sistem pendidikan memberikan implikasi pada peran guru sebagai tenaga pendidikan. Guru dituntut memiliki kompetensi tinggi untuk menghasilkan peserta didik yang mampmu menjawab tantangan, mampu bersaing, berkompetisi di era digital.

Setidaknya ada 5 (lima) kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru di era digital: Pertama, Educational Competence. Kedua, Competence for technological Ketiga, commercialization, Keempat, Competence in Globalization, dan Kelima, Competence in future strategies, Kelima, Counselor Competence.

Kelima kompetensi di atas wajib dimiliki oleh seorang guru, karena guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan. Hal ini guna menjawab tantangan seorang guru di era digital. Era digital menuntut adanya multikompetensi oleh seorang Guru.

Dengan demikian, digital mindset bukan hanya kemampuan untuk menggunakan teknologi, tetapi lebih menekankan pada sikap dan perilaku yang berorientasi pada pemanfaatan teknologindigital dalam berbagai melakukan aktivitas.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *