banner 728x250

Apa dan Bagaimana Kepemimpinan?*

banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Najwa Salsabilla **

Kepemimpinan menurut pandangan saya adalah sikap seseorang yang bisa merangkul anggota dan teman-temannya dengan baik serta bijaksana, seorang yang bisa menjadi contoh teladan bagi yang lain, menjadi penerang, seorang yang mau  berjuang bersama.

banner 325x300

Seorang pemimpin tidak harus selalu ditakuti bahkan sebenarnya tidak untuk ditakuti, tapi untuk dihormati dan dihargai. Seorang pemimpin juga harus bisa menghormati dan menghargai orang lain, dalam segi tindakan dan perlakuan. Seorang pemimpin harus mau menerima kritikan, saran, pendapat orang lain, menampung ide ide dan dikembangkan, harus mempunyai bentuk komunikasi yang baik antar sesama.

Bayangkan, betapa senangnya hati kita jika mendapat pemimpin yang pengertian, bisa diandalkan, dan bertanggung jawab. Dalam menjalankan amanah amanah yang diberikan, ataupun menjalankan sebuah acara pasti hati terasa nyaman, tentram, dan damai karena tidak ada penekanan tindakan. Tetapi pemimpin tidak boleh bersifat “menye-menye” atau sama dengan tidak tegas dalam memberikan arahan, seorang pemimpin harus pengertian tapi juga harus bersikap tegas dan tanggung jawab atas tindakannya.

Mari kita mengambil contoh dari sikap kepemimpinan Bapak Ir. Soekarno, beliau adalah presiden pertama Indonesia yang merupakan pejuang kemerdekaan Indonesia sehingga Indonesia bisa merdeka seperti sekarang ini.

Sifat kepemimpinan yang menonjol dari Bapak Ir. Soekarno adalah rasa percaya dirinya yang kuat, tekad yang kuat, inspiratif dan inovatif. Sifat kepemimpinan ini bisa kita contoh atau jadikan panutan kita untuk menjadi pemimpin yang berwibawa.

Adapun presiden kedua Indonesia yaitu Bapak Soeharto, beliau juga memiliki tipe kepemimpinan yang bisa dibilang sangat luar biasa. Tipe kepemimpinan dari Bapak Soeharto adalah berkarakter tegas, tergagas dan terencana.

Tidak hanya kedua presiden Indonesia itu saja yang memiliki tipe kepemimpinan luar biasa, banyak aparatur negara kita yang memiliki sifat kepemimpinan yang bisa dijadikan teladan. Jangankan apatur negara, bahkan ketua kelas kita, ketua osis, kepala sekolah, ayah kita sebagai pemimpin rumah tangga, bahkan kakak kita sendiri pun bisa dijadikan panutan kita untuk mengambil sifat kepemimpinan nya.

Maka dari itu, kita sebagai calon calon pemimpin harus berani menerima tantangan, harus mampu melewati rintangan, harus mau belajar, harus mau menerima pendapat, kritik, saran, untuk perkembangan diri kita kedepannya.

Tanamkan dalam diri kalian, bahwa “Aku lah seorang pemimpin”, “Aku bisa dan layak menjadi pemimpin yang baik, bijaksana, berwibawa, dan tegas”. Teruslah bermimpi, teruslah belajar, kelak kamu akan bisa menjadi seorang pemimpin yang bijaksana.

Satu pesan dari saya jadilah pemimpin yang jujur, hargai perbedaan, jangan jadikan perbedaan sebagai perpecahan, tapi jadikan perbedaan sebagai pijakan menjadi lebih baik kedepannya.

Keterangan

* Tulisan ini merupakan tugas individu setelah mengikuti materi Writing for Change dalam rangkaian acara Pesantren Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh ICMI Orda Kota Tangerang pada tanggal 25 Ramadhan 1443 H/27 April 2022

**Najwa Salsabilla adalah siswi SMAN 3 Kota Tangerang, Ketua alumni PENA (Pesantren Kepemimpinan) angkatan 1 ICMI Orda Kota Tangerang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *