Oleh: Moh. Anis Romzi

Kepala Sekolah wajib memiliki kompetensi pengembangan Kewirausahaan. Ini adalah kompetensi utama. Kompetensi yang harus dibangun dalam diri seorang Kepala Sekolah. Ketika ini dipersyaratkan sebagai sebuah kompetensi Kepala Sekolah, hampir pasti bahwa kewirausahaan di sekolah itu amat penting.  Generasi emas Indonesia mesti dipersiapkan mampu berkompetisi dan berkolaborasi untuk menghasilkan karya untuk Indonesia. Salah satu caranya adalah mereka perlu dibekali jiwa wirausaha. Tidak hanya sekadar menghasilkan barang dan jasa, tetapi semangat pantang menyerah. Kepala Sekolah harus memulai dari ruang-ruang kelas hebat.

Kewirausahaan bukanlah sekadar melaksanakan kegiatan pelatihan usaha di sekolah. Di luar itu kewirausahaan adalah sikap yang seyogianya melekat dalam diri. Semangat pantang menyerah, berani mengambil risiko. Setiap pilihan pasti mengandung itu. Para peserta didik diharapkan menjadi pribadi yang kokoh. Mereka tahan terhadap tekanan, dan selalu mampu melahirkan inovasi untuk kemajuan. Menghasilkan sebuah produk itu penting, namun itu kedua. Jiwa wirausaha lebih utama dibangun lebih dahulu.

Pengertian Wirausaha dan Kewirausahaan. Menurut Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35) dalam modul 2 bahan bacaan diklat Penguatan Kepala Sekolah wirausaha adalah orang yang mengorganisir, mengelola, dan berani menanggung risiko untuk menciptakan sebuah usaha baru dan peluang berusaha. Secara esensi pengertian enterpreneurship adalah suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Ia juga selalu berorientasi kepada pelanggan.

Kondisi perubahan zaman yang tidak menentu memerlukan jiwa kewirausahaan. Semangat pantang menyerah perlu ditumbuhkan dari bangku-bangku kelas. Kepala Sekolah mengkoordinir segala potensi positif untuk disatukan. Perubahan dalam bentuk apapun akan siap dihadapi jika mental telah tertata rapi. Setiap perubahan yang terjadi hanya akan menjadi tantangan untuk diselesaikan. Perubahan itu sesuatu yang niscaya, namun sikap kita yang perlu beradaptasi. Kecepatan dan ketepatan dalam beradaptasi inilah sejatinya mental wirausaha sejati. Apakah Anda siap?

Jiwa kewirausahaan penting dimiliki generasi abad ini. Ia merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif dalam berusaha. Ia juga tidak pernah sepi dari tindakan untuk meningkatkan diri. Sebagai mental ia bersemayam dalam diri. Ia akan selalu berupaya meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tanggung jawab yang diembannya. Seorang Kepala Sekolah yang memiliki jiwa wirausaha ini akan berpikir bagaimana memanfaatkan sumber daya menjadi semakin bernilai.

Sekolah harus memulai kewirausahaan sejak dini. Tuntutan zaman tidak bisa lagi dielakkan. Kesiapsediaan menghadapi tantangan harus dimiliki pendidik dan peserta didik. Kepala Sekolah adalah bilah kemudi kecil yang menentukan gerak bahtera satuan pendidikan. Ia senantiasa berusaha mencari solusi atas segala persoalan yang ada di sekolah. Kewirausahaan mendorong inovasi dan kolaborasi. Sekolah adalah tempat praktik terbaik penanaman mental wirausaha.

Bahwa kewirausahaan adalah muatan wajib yang ada di sekolah. Kepala Sekolah perlu mengembangkan kewirausahaan di sekolah. Ini adalah kompetensi yang harus diajarkan dan ditanamkan kepada peserta didik. Mereka akan menghadapi masa yang berbeda dengan  yang para pendidik hadapi saat ini.

Pada saat yang sama peningkatan kompetensi kewirausahaan Kepala Sekolah harus ditingkatkan. Tidak hanya sebatas teoretis namun juga pada tataran praktis. Para peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi mandiri ketika mereka menyelesaikan pendidikan. Jangan sampai output pendidikan tercerabut dari tempat asal mereka belajar. Dari lokal menuju kompetisi global harus menjadi semangat dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Jaya Makmur, Katingan, Kalteng. 17/11/2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *