Dalam Hadits Bukhari dan Muslim, Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’

Ibumu, ibumu, ibumu dan ayahmu. Karena itu saya menulis tentang ibu sebanyak tiga kali dan hari ini saya menulis tentang ayah.

 “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” Demikian Firman Allah dalam Q.S. At-Tahrim ayat 6.

 “Lakukanlah ketaatan kepada Allâh dan jagalah dirimu dari kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah,. “dan perintahkan keluargamu dengan dzikir, niscaya Allâh Azza wa Jalla akan menyelamatkanmu dari neraka”. Begitulah Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu ketika menafsirkan ayat ini.

Ayat ini ditujukan kepada pemimpin. Karena itu, amatlah besar tanggung jawab ayah kepada kita anak-anaknya sebagai pemimpin keluarga. Selain harus menyelamatkan dirinya juga harus menyelamatkan kita.

“Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan setiap orang dari kalian akan ditanyai tentang yang dipimpinnya,” Demikian Rasulullah menyampaikan dalam riwayat Bukhari dan Muslim.

Sebab itu. Ringankanlah ketika ia dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan di hadapan-Nya. Jadikanlah diri kita sebagai hujjah-hujjah yang membelanya. Dan Jadikanlah diri kita sebagi kunci-kunci yang akan membukakan pintu surga baginya.

Maka ketika seorang gadis bertanya kepada ayahnya, “Hadiah apa yang terbaik untuk aku berikan padamu?” Maka Jawabannya adalah “tutuplah auratmu!”.

Mang Agus Saefullah

Marbot Masjid Al-Furqon

Selalu Ada Cerita (SAC) Studio, 30 September 2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *