Ku Sapa Sore Hari Buat Sahabat

“Langkah nyata nan sederhana menjadi ikrar bersama disatukan dalam ikatan Cinta-Nya”
MaryatiArifudin, 22 Agustus 2020

Mempererat rasa persaudaraan atau persahabatan adalah kebutuhan individu. Rasa itu muncul karena naluri manusia saling memerlukan sahabat atau saudara. Wajar saja, membangun persahabatan sangat diperlukan agar menapak langkah makin kokoh mengisi kehidupan. Siapa sahabatku?

Sahabat itu selalu melekat, diingat, dan sebagai tempat curhat. Sehingga peran sahabat bak saudara yang selalu merindu untuk berjumpa walau sesaat. Berjumpa sahabat boleh lewat surat, boleh lewat medsos atau bisa berjumpa bertatap. Sungguh, sahabat yang tepat mampu memberi nasehat agar hidup bermanfaat.

Jarak tidak sebagai penghalang untuk dekat. Untaian canda tawa seperti dinding perekat, setiap yang dibahas selalu berisi nasehat. Susah senang dirajut agar tetap bertahan dijalan yang tepat. Nasehat bijak dari seorang sahabat pasti mudah diingat. Itulah makna sahabat sejati yang ingin digapai dalam persahabatan yang akrab.

Gambaran persahabatan yang dirindukan terdapat dalam surat Al ‘Ashr ayat 3. Artinya “Orang-orang yang beriman yang selalu mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran”. Gambaran persahabatan yang kekal sampai maut memisahkan. Hal itu, dambaan persahabatan sejati yang selalu dirindukan oleh orang-orang beriman.

Sahabat dekat dipandang hatinya kian lengket karena sahabat suka tersenyum tulus jika dilihat. Sahabat yang jauh ingin selalu berusaha tuk berkumpul agar hati makin mendekat agar tiada sekat. Sahabat sejati, pasti mempunyai sikap jika seorang sahabat salah berbuat. Sahabat setia akan selalu memberi nasehat walau terasa berat. Hal itulah, pentingnya sahabat jika diingat semakin memikat karena suatu sikap yang dapat dikenang sepanjang hayat.

Arti sahabat, jika salah seorang sahabat tidak sependapat jangan diumpat. Rangkullah ia agar tidak terjerembab, itulah peran sahabat. Sentuh hatinya agar ia makin merapat dan memahami beda pendapat. Beda pendapat sesuatu yang bukan tabu dalam bersikap. Bersikap melanggar perintah-Nya perlu ditegur untuk bertobat agar tidak khianat. Ditegur tidak mau berhidmat tinggalkan ia sesaat, agar mampu berpikir dengan tepat.

Sampaikan pesan-pesan singkat tuk kembali memberi nasehat, jangan sampai terlambat. Pesan singkat berupa salam sehat agar kembali dalam barisan yang tepat. Begitulah ku mengikat makna sahabat walau ku tulis agak lambat agar tepat melukiskan arti sebuah sahabat.

Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan di hari tidak ada naungan, kecuali naungan Alloh SWT. Salah satu golongan itu berupa: “Dua orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karena Allah, benci pun karena Allah”.

Sungguh satu naungan yang dirindu buat sahabat di hari akherat akan menjadi nyata jika bersahabat saling memberi nasehat untuk taat pada perintah-Nya. Bukan sahabat yang selalu mengajak jauh dari jalan-Nya. Bagaimana ku memilih sahabat?

Mencari sahabat bukan karena pangkat atau titel lainnya. Mengikat sahabat, yang mampu memberi warna tuk mengingatkan dalam kebaikan dan taqwa itu perintah-Nya. Ketaqwaan pada Tuhannya dan bermanfaat terhadap sesama, itulah prioritas utama yang diwujudkan segera secara sederhana.

Langkah sederhana namun nyata, ku mampu belajar bersamanya. Bergabung dalam group KALIMAT atas bimbingan murobi ternama. Sang murobi Pak Cah hadir tuk selalu menyapa agar menjadi pejuang pena. Banyak ilmu yang bermanfaat di bawah bimbingannya. Salah satu bimbingannya Group KALlMAT mampu memberi manfaat agar Indonesia bermartabat.

Langkah nyata nan sederhana menjadi ikrar bersama disatukan dalam ikatan Cinta-Nya. Dibawah panji-Nya goresan pena sabahat Kalimat menjadi saksi nyata untuk menggapai naungan-Nya. Dimana hari itu, tiada naungan kecuali naungan Alloh semata. Walau hanya menjadi pejuang dakwah melalui untaian kata bermakna bersama gerakan KALIMAT yang membahana.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *