Berkah Musibah
Oleh: Ade Zaenudin

Di perjalanan menuju masjid, seorang pemuda dibuat kaget, dia bertemu wanita yang sangat cantik dan adu pandang pun tak bisa dielakkan.

Sang pemuda gagal fokus, sampai menabrak dinding tembok, wajahnya luka, hidungnya berdarah.

Pemuda itu bersumpah, Demi Allah saya tidak akan hapus darah ini sampai aku sowan sama Nabi.

Dia menyampaikan kejadian yang menyebabkan wajahnya berdarah. Nabi pun berkata, Alhamdulillah dosamu memandang wanita itu Allah hapus karena musibah nabrak tembok yang kau alami.

Seringkali kita tidak sabar saat mendapat musibah, padahal bisa jadi itu adalah cara Allah menyayangi hambanya.

Selain penghilang dosa, musibah juga bahkan bisa menjadi alat peningkat derajat.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِذَا أَحَبَّ اللهُ عَبْدًا اِبْتَلاَهُ بِبَلاَءٍ لاَ دَوَاءَ لَهُ، فَإِنْ صَبَرَ اِجْتَبَاهُ، وَإِنْ رَضِيَ اِصْطَفَاهُ

“Tatkala Allah mencintai seorang hamba, maka Dia memberikan cobaan kepadanya dengan sebuah cobaan yang tidak ada obat baginya. Kemudian jika dia sabar maka Allah memilihnya, dan jika dia rida maka Allah menjadikannya pilihan”.

Menjadi pilihan Allah itu bukan sesuatu yang sederhana. Sangat luar biasa. Begitu mulia.

Allah menurunkan kasih sayangnya juga tidak pilih kasih, bisa jadi musibah yang ditimpakan kepada ahli maksiat adalah cara Allah untuk mengistirahatkan atau bahkan menghentikan kebiasaan maksiatnya.

Sabar adalah kata kuncinya. Sedikit kesabaran bahkan bisa mengungguli ibadah bertahun-tahun

Dikisahkan di jaman bani Israil, ada seorang pemuda ahli ibadah, suatu malam dia diuji sakit sampai tidak bisa bergerak, sehingga tidak bisa wudu dan qiyamull lail. Dia berkata, Ya Allah malam ini aku tidak bisa shalat malam, tapi aku rida akan rasa sakit ini.

Keesokan harinya Allah menurunkan wahyu pada nabinya, sampaikan pada pemuda itu, ibadahnya yang selama 100 tahun tidak lebih berat dibanding sabarnya satu malam. Subhalalloh.

Sabar itu ketaatan batin, dan ketaatan batin lebih berat dibanding ketaatan dhohir, karena ketaatan dhohir bisa saja masih tertimpa penyakit batin.

Wallohu a’lam
Jumat berkah, 17/7/2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *