Jadilah Berbeda, Inovatif dan Penuh Inspirasi
Oleh : Moh. Anis Romzi

Adalah semboyan Peter Fisk dalam Bukunya yang berjudul Marketing Genius. “Jadilah beda, inovatif dan banyak memberi inspirasi”. Sebuah ungkapan untuk memotivasi pembacanya agar menjadi lebih. Makna lebih adalah penggambaran jenius. Pelaksanaan jenius tidak boleh biasa-biasa saja. Ia harus extra ordinary.

Setiap manusia adalah unik. Dan ia adalah sebaik-baik penciptaan. Keunikan dan terbaiknya penciptaan manusia akan berbalik sebaliknya, bila ia tidak melakukan kebaikan yang lebih. Keunikan dalam memberi manfaat pada sesama inilah yang harus didorong. Jika ingin memberi banyak inspirasi harus bekerja baik yang lebih, berbeda dan memberi kemanfaatan lebih banyak.

Berbeda itu pasti. Namun tidak banyak yang mampu menunjukkan perbedaan yang positif. Beberapa orang memaknai berbeda cenderung ke arah kontroversi. Mereka hanya memandang bahwa berbeda adalah mencari perhatian. Bisa jadi sebagian benar, namun tidak seluruhnya. Bahwa berbeda di sini adalah lebih baik, sangkil dan mangkul. Perbedaan dalam melakukan dengan cara yang lebih baik. Dan inilah yang saya maknai dengan inovatif.

Berbeda dalam hal lebih banyak memberikan kemanfaatan. Inovatif dalam KBBI V bermakna bersifat memperkenalkan hal (kreasi) yang baru; juga bersifat pembaruan. Dalam hal sifat inovatif merupakan perilaku untuk memperbarui sesuatu dengan lebih baik. Berkenaan dengan pembaruan tentu harus mendalami dari sesuatu yang telah ada, mencari kekurangan, dan akhirnya memperbaiki. Ini membutuhkan pembelajaran dan pengalaman sekaligus imajinasi. Ini akan melahirkan kemanfaatan yang lebih.

Perbedaan adalah brand kita. Memang setiap orang tercipta berbeda. Keunikan kita akan menjadi ciri khas kita. Ketika kita menjadi merk, maka secara tidak langsung akan menjadi citra diri kita. Untuk menjaga brand berkualitas, maka harus melalui kendali kualitas diri. Untuk menuju kualitas diri memperbaiki diri secara terus menerus adalah kunci. Brand kita harus dirawat dan diperbaiki agar terus mampu beradaptasi. Salah satunya adalah dengan belajar.

Saat perbedaan diambil bukan tanpa risiko. Ketika seseorang mengambil jalan lain akan membawa dua kemungkinan. Pertama adalah keberhasilan dan yang kedua adalah kegagalan. Saat kita mengambil jalan beda tidak sedikit akan mengundang cibiran. Wajar karena kita sedang berjalan di luar keumuman yang orang lain ambil. Saat mengambil perbedaan harus didasari dengan keyakinan, perhitungan dan ketahanan mental. Apakah anda siap?

Berbeda sekaligus inovatif. Ini yang sulit. Ketika banyak orang mengambil perbedaan hanya sekadar kontroversi dan mencari perhatian. Sedangkan berbeda secara inovatif menguras energi lebih banyak. Perbedaan yang hanya mencari kontroversi tidak akan bertahan lama. Sementara perbedaan yang diiringi inovasi akan memberi pengaruh lebih lama. Ini karena berbeda yang inovatif memerlukan pembelajaran, penelitian, pengalaman dan serangkaian uji coba. Maka pantas perbedaan yang inovatif pantas dihargai tinggi.

Inovasi akan terus lahir seiring dengan berjalannya dunia. Saat kondisi tidak pasti pun inovasi tetap muncul. Terus inovasi seperti apa untuk tuntutan zaman ini? Inovasi yang dibutuhkan hari ini adalah kesiapan diri menghadapi ketidakpastian. Siapa saja yang memiliki kemampuan cepat untuk beradaptasi dengan keadaan akan menjadi pemenang. Seorang pemenang tidak pernah berhenti berlatih. Karena setiap harinya akan menghadapi ketidakpastian. Inovasi harus menjadi budaya.

Berani beda dan inovatif akan melahirkan inspirasi bagi yang lain. Seseorang yang berani mengambil ini pasti keluar dari zona nyaman dirinya. Orang yang memiliki karakter ini siap menanggung segala risiko. Ia terbebas dari rasa takut yang memenjaranya. Banyak tokoh yang memiliki karakter ini tidak berangkat dari zona nyaman. Mereka jatuh bangun dari satu kegagalan ke yang lain. Satu catatan penting mereka tidak (mudah) menyerah.
Jaya Makmur, Katingan, Kalimantan Tengah, 07/07/2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *