Menyiapkan Generasi dari Desa
Oleh: Moh. Anis Romzi

Suasana covid-19 masih terasa. Pendidikan akan segera dinormalkan. Mas Menteri telah meyatakan siap untuk menghadapi segala kemungkinan di bidang Pendidikan. Ini tinggal menuggu keputusan Gugus Tugas percepatan penanggulangan covid-19. Mas Menteri tidak akan memundurkan tahun pelajaran baru 2020/2021. Ini akan tetap akan dimulai pada 13 juli. Tinggal cara apakah dengan model daring atau tatap muka seperti biasa. Kementerian Pendidikan siap mengeksekusi.

Anak-anak desa adalah harapan masa depan bangsa. Ini adalah cerita generasi desa dari pedalaman Kalimantan Tengah. Anak-anak desa yang menuntut Pendidikan formal di SMPN 4 Katingan Kuala. Masih dalam suasana belajar dari rumah karena dampak pandemic covid-19. Mereka masih harus melakukannya karena pemerintah daerah masih memperpanjang masa belajar dari rumah. Walaupun menyisakan permasalahan, pilihan belajar dari rumah lebih baik. Ikhtiyar untuk menyelamatkan generasi harus dilakukan. Anak-anak desa harus diselamatkan.

Belajar dari rumah tetap harus dievaluasi. Catatan sederhana dari belajar di SMPN 4 Katingan Kuala adalah rendahnya partisipasi peserta didik. Kebijakan belajar dari rumah adalah hal baru bagi kita. Rendahnya partisipasi peserta didik tidaklah berdiri sendiri. Orang tua pasti terlibat. Saat ini pola pikir orang tua wali hanya sebatas supporting pembiayaan. Sementara dari sisi sebagai fasilitator pendamping di rumah belum maksimal. Hipotesa tentang masalah ini adalah peran orang tua sebagai pendamping belajar dari rumah perlu dikuatkan. Sebagian besar orang tua belum terbiasa mendampingi putra-putrinya belajar dari rumah.

Penyiapan generasi anak-anak desa harus berbeda pada new normal era ini. Pandemic covid-19 memaksa untuk sebuah kenormalan baru. Pun begitu Pendidikan harus berdapatasi. Sekolah dan warganya perlu adaptasi bersama. Ini karena new normal baru untuk semua. Kemampuan adaptasi yang cepat akan segera mengeluarkan kita sembuh dari krisis. Wacana ini harus segera anak-anak desa pahami sebagai sebuah keharusan baru bersama.

Selain karakter anak-anak desa juga harus dipersiapkan dengan kemampuan literasi dasar. Di mana literasi dasar itu meliputi; bahasa, numerasi sains, digital (TIK), finansial, budaya dan kewargaan. Para pendidik seyogyanya cepat beradaptasi dengan keterampilan tersebut. Jika tidak siap maka akan terseleksi secara alamiah. Pendidik adalah teladan. Lanjutan dari karakter dan literasi dasar adalah bagaimana anak-anak desa nantinya dapat memecahkan masalah kompleks. Satuan Pendidikan mesti membekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Percepatan penguasaan teknologi informasi di desa perlu dimasifkan. Ini mungkin bersifat teknis tetapi penting. Saat ini kemampuan literasi digital adalah kenutuhan sehari-hari. Terutama di masa Belajar dari rumah. Ini adalah bagian dari keterampilan abad 21 untuk generasi emas Indonesia. Anak-anak desa harus selesai pada kualitas karakter. Ini sekaligus adaptasi bersama.

Akselerasi penguatan kompetensi guru harus disegerakan. Ini untuk mendorong merdeka belajar lebih aplikatif. Guru penggerak, sekolah penggerak segera diangkat ke permukaan. Agar pmemerataan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada siswa segera terwujud.

Para pendidik harus membaca peluang anak-anak desa untuk masa depan. Anak-anak desa perlu diperkenalkan perkembangan dunia global. Tetapi mesti diingat tetap berpijak pada kearifan local. Wawasan global dimaksudkan untuk menyiapkan peserta didik agar bersiap. Mereka akan menjadi pemimpin bangsa ini tepat pada Indonesia emas 2045. Ini menuntut kecakapan, yakni kecakapakan sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kecakapan sikap meliputi karakter; relijius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

Inovasi harus menjadi tradisi sekolah. Saya meletakkan inovasi setelah banyak kreasi tercipta. Warga sekolah perlu didorong untuk berani berpikir dan bertindak out of the box dalam konteks Pendidikan.
05 Juni 2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *