Memberi Nomor pada Setiap Tulisan
Moh. Anis Romzi


Ini adalah sebuah tip untuk penulis. Namanya tip boleh diambil boleh tidak. Ia bergantung kepada selera konsumen. Tip ini berlaku bagi seorang penulis yang ingin menghasilkan setidaknya sebuah buku. Bagi seorang penulis khususnya pemula memiliki sebuah buku sendiri adalah sebuah impian. Tip memberi nomor pada tulisan setidaknya bisa membantu mewujudkan mimpi anda di atas.

Saya biasa memberi nomor pada setiap judul tulisan setiap akan disimpan dalam satu file folder. Ini adalah sebuah pengalaman pribadi saat saya mencoba memaksa diri untuk menulis sebuah buku pada tahun 2018. Mulanya saya menulis sebuah judul yang saya anggap sebagai tema sekaligus. Kemudian saya membuat nomor urut 1 sampai dengan sekian sebagai penanda. Ini nanti akan dapat menjadi daftar isi. Juga bermanfaat sebagai sebuah kerangka tulisan kita nantinya.

Empat manfaat yang saya rasakan saat memberi nomor pada setiap judul tulisan. Yang pertama adalah memberi semangat untuk selalu meningkatkan jumlah nomornya pada saat menyimpan dalam file. Suatu misal hari ini saya telah menyelesaikan judul tulisan no 2. Maka secara tidak sadar saya haris segera membuat judul untuk tulisan no 3. Ini seperti otomatis ada di bawah alam sadar kita. Jika tidak menuliskan no berikutnya maka ada harapan tulisan kita akan terhenti. Sayangkan ?

Manfaat kedua adalah sebagai tanda sudah berapa banyak tulisan yang sudah kita buat. Jika kita ingin menulis sebuah buku maka kita akan berpikir jumlah halaman yang akan kita buat. Cahyadi Takariawan menyarankan untuk sebuah buku setidak ada 200 halaman. Kenapa? Karena apabila dijajar di rak buku punggung buku yang terlalu tipis tidak akan terbang judulnya dari jauh. Buku anda akan terlihat kecil dan tertindih buku yang lain. Alasan yang masuk akal. Namun jangan jadikan 200 halaman buku pertama anda beban. Poin yang terpenting adalah menulis, menulis dan menulis. Dengan memberi nomor anda sudah mengetahui berapa halaman tulisan yang sudah anda buat. Soal jumlah halaman no berikutnya. He he.

Ketiga memudahkan untuk saya mengingat urutan kejadian tulisan itu dibuat. Dengan memberikan nomor pada setiap file tulisan kita dapat menandai waktu kita saat menulis. Judul tulisan dengan angka yang kecil adalah yang lebih dahulu. Jika anda memasang target penyelesaian, maka angka yang paling kecil harus diselesaikan terlebih dahulu. Saya menyarankan untuk tidak melompat-lompat untuk menyelesaikan. Sekali lagi ini adalah saran. Selesaikan file dengan nomor yang paling kecil dahulu. Waktu anda akan mengukur sendiri dengan angka kecil anda. Bukankah jam juga berbentuk angka?

Terakhir yang keempat untuk memudahkan menghitung apabila naskah tulisan akan dibukukan. Dalam sebuah tip tulisan saya yang lain dengan judul ‘sehari 500 kata’ pernah diperkirakan bahwa untuk tulisan yang berisi 500 kata dapat menjadi kurang lebih 4 halaman ukuran kertas A5. Standar ukuran sebuah buku. Apabila anda ingin membuat sebuah buku, setidaknya anda telah memiliki 45-50 judul tulisan dengan setiap judulnya berisi 500 kata. Dengan memberi nomor pada file judul tulisan kita, maka akan sangat mudah bagi kita untuk menandai. Sudah siapkah naskah tulisan kita diterbitkan menjadi sebuah buku. Jangan segan ya menandai file tulisan anda dengan nomor. Percayalah akan sangat memudahkan.

Tip memberi nomor pada tulisan bukanlah yang paling benar. Namun ini dapat membantu memudahkan seorang penulis apabila ingin berkarya. Setiap penulis tentu mempunyai cara yang berbeda. Saya tidak memaksa, apalagi memerkosa. Tidak deh.
Jaya Makmur, 04/6/2020

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *