PENUL KEHILANGAN SANDAL DI MUSHALLA

Oleh: Abdul Mutolib Aljabaly

Sesaat setelah selesai salat zuhur tiba-tiba Penul berteriak di hadapan jamaah yang bergegas hendak pulang.
PENUL : Sandal saya mana? Sapa yang bawa? Kalau tidak dikembalikan sekarang, maka
saya akan melakukan apa yang dulu dilakukan ayah saya.
Jamaah : Kami tidak tahu, Nul.
Penul : pokoknya, kembalikan!
Kali ini suara Penul semakin kelihatan marahnya. Beberapa jamaah ada yang berinisiatif untuk membeli sandal baru yang serupa dengan sandalnya dan diberikan kepadanya.
Jama’ah : Udah Nul, nih sandalmu dan ketemu.
Penul : Okay terima kasih.
Jamaah : Bentar, Nul. Tadi kamu bilang kalau sandal tidak dikembalikan kamu akan melakukan apa yang dulu dilakukan oleh ayahmu. Memang ayahmu dulu melakukan apa?
Penul : Pulang “cekeran” (tanpa alas kaki).
Jamaah pun tepuk jidat semua.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *