Membaca Itu Indah

Oleh: Abd Samad

Kalau kita perhatikan orang hebat yang berwawasan. Rata-rata mereka memiliki pengetahuan yang luas. Untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang luas, caranya harus banyak belajar. Salah satu cara belajar yang paling mudah adalah membaca. Sungguh membaca itu indah

Pengertian Membaca

Dalam kamus Wikipedia membaca dijelaskan sebagai berikut :

Membaca adalah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan.[1]Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati.[2]Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum.[3]Sedangkan kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan saksama yang dilakukan untuk mengerti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis.

Dari pengertian dan rumusan di atas dapat dipahami, bahwa membaca merupakan kegiatan untuk memberdayakan dan mengolah diri supaya terampil dan berwawasan.

Jenis Bacaan

Jenis bacaan itu sungguh banyak sekali. Ada alam raya yang terbentang luas. Ada diri alam kecil yang maha dahsyat. Begitu dengan peristiwa yang terus terjadi. Dan ada buku-buku karya manusia. Semua akan menjadi bahan bacaan yang tidak habisnya untuk mengembangkan dan memberdayakan diri.

Ada tiga jenis buku-buku bacaan.

  1. Buku Pedoman.

Kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada para Rasulnya adalah petunjuk bagaimana cara mengarungi samuderah kehidupan. hidup. Dengannya membaca kitab suci manusia akan selamat dari dari yang membahayakan hidup.

  • Buku Pelajaran.

Buku pelajaran ada yang sifatnya untuk menambah pengetahuan, dan ada buku untuk memotivasi hidup.

  • Buku Hiburan

Yang tergolong buku hiburan adalah buku yang menghibur diri, Tidak ada beban untuk mempraktik untuk mewujudkannya. Semata-mata hanya untuk menyenangkan diri. Misal buku humor, buku novel .

                 Tekniik Membaca

          Teknik membaca bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca. Dalam Media belajar  bahasa, sastra Corpela disebutkan tentang macam-macam tehknik membaca.

  1. SQ3R

SQ3R merupakan membaca secara intensif dan rasioanal.Sebuah metode membaca yang paling lengkap. Terdiri lima proses membaca, yaitu: Survey, Question, Read, Recita, dan Review.

Teknik inilah yang paling sempurna untuk memahami isi sebuah buku.

  • Membaca Skimming membaca lompat yaitu tindakan hanya untuk mengambil intisari dari sebuah buku. Biasanya hanya sekedar untuk mencari ide pokok dari seorang pengarang buku.
  • Membaca  Scanning, membaca tatap. Scanning adalah teknik untuk mendapatkan suatu informasi, misal mencari nomor telpon.
  • Selecting membaca pilih.Yaitu membaca bacaan bagian yang dianggap relevan sesuai apa yang dibutuhkan oleh pembaca.
  • Scanning adalah teknik untuk mendapatkan suatu informasi, misal mencari no telpon..
  • Skipping  membaca  lompat. Yaitu meninggalkan bacaan yang dianggap sudah dipahami. Hanya membaca hal yang dianggap baru.

Manfaat Membaca

     Membaca merupakan jalan menuju dunia yang terbentang luas. Mereka yang rajin membaca pasti banyak memiliki ilmu pengetahuan. Buku adalah salah satu rumah pengetahuan.

Jendela untuk menggapai pengetahuan adalah membaca. Gunakan sebagian waktu untuk membaca. Manfaatkan sebagian kecil uang penghasilan untuk membeli buku. Pengetahuan adalah tabungan untuk menghadapi masalah kehidupan.

Sebagaimaa sudah disebutkan bahwa kitab bacaan itu tidak hanya sebuah buku. Alam raya yang terbentang luas dan pengalaman hidup adalah kitab pengetahuan yang tidak pernah tamat untuk dibaca.

Membaca itu menceerdaskan

Pikiran menjadi terasah dengan banyak membaca. Pengetahuan akan teus terkoneksi dari beragam ilmu.

Kesadaran terus tumbuh semakin baik. Diri diolah dengan nalar yang berkembang.

Emosi diri dapat terkendali ini berkat pengetahuan yang telah dipeoleh dari hasil bacaan.

Pengalaman hidup semakin bermanfaat untuk menata diri. Pengalaman merupakan guru batin untuk memberdayakan diri.

Membaca itu Menyehatkan

Dengan membaca pengetahuan akan bertambah. Ketika seseoarang membaca buku tentang kesehatan dan kebersihan, niscaya menjadi motivasi untuk hidup bersih dan sehat.

Kesadaran hidup sehat dan bersih adalah langkah dalam meraih ketenteraman dan kebahagiaan. Betapa bahagia mereka yang hidupnya tenteram, sehat, dan bersih.

Tentu kita  ingin mengapai kebahagiaan itu, lahir dan batin.

Membaca itu Relaksasi

Ketika seseorang membaca ia sedang duduk nyaman. Mengatur alur napas keluar masuk dengan perlahan. Relaksasi dan meditasi yang paling murah terhimpun pada saat membaca.

Napas adalah kehidupan. Relaksasi amat dibutuhkan untuk menenangkan fisik dan jiwa. Ketenangan akan mengantar hidup yang nyaman.

Membaca adalah Ibadah

Kitab suci  menjadi pedoman hidup. Tuhan mengutus para Rasul membawa kitab petunjuk. Agar seseorang memperoleh petunjuk Allah, maka mereka harus rajin membaca ayat suci.

Ayat suci menjadi motivasi dan penguat diri dalam menghadapi gelombang kehidupan.

Satu potong ayat Allah saja bisa dijadikan afirmasi penguat batin untuk menggapai kemuliaan dan keberuntungan.

Derngan membaca ayat Allah keimanan dan keyakinan semakin kuat. Sungguh beruntung sekali mereka yang diberikan kesempatan untuk membaca firman Ilahi.

Batin mereka yang senang membaca petunjuk Allah, akan selalu nyaman, tenang, dan bahagia.

Membaca Modal Menulis

Semakin banyak menyimpan data ilmu pengetahuan, semakin mudah untuk memaparkan kembali pengetahuan itu.

Mereka para pembaca laksana pemulung ilmu. Menjadi media menyimpan karya manusia dalam otak, hati, dan amal.

Betapa indahnya membaca itu. Mulutnya komat-kamit membaca seni cipta manusia. Hati pembaca akan tersambung dengan ruh para penulis. Ruh si pembaca akan terpasung dengan kalam suci Tuhan yang Maha berkata-kata.

Membaca itu Memabukan

Salah satu bukti mereka yang doyan membaca adalah mabuk untuk membeli buku. Hasrat tumpah riuh untuk membeli buku, yang dirasa mengoda untuk dibaca.

Endorpin keluar sebagai kesenangan dan kenyamanan tatkala ia lagi mabuk membaca. Wawasan keilmuannya sungguh memukau. Tidak hanya sekedar membaca untuk menyerap ilmu tapi ia juga ingin mengikat ilmunya dengan kembali menulis.

Menulis menjadi teman karibnya membaca. Pengalaman hidup orang lain yang ditemukan dari goresan tinta akan dijadikan acuan untuk melangkah dalam pancarona kehidupan.

Menulis merupakan bagian kehidupan mereka yang suka membaca. Ada ilmu dan dengannya semua menjadi mudah.

Membaca itu Perintah Tuhan

Dalam agama Islam bahwa kegiatan membaca itu adalah perintah pertama atas diri Nabi Muhammad saw. Membaca adalah wahyu pertama diturunkan atas diri Sang Rasul.

Ketika Rasul sedang bertahanus di dalam Goa Hira. Malam sepi mencekam, gelap malam bersatu dengan gelapnya goa. Beliau menerima kedatangan Malaikat Jibril as.

Sang Jibril berkata: “ iqro ya Muhammad “  Nabi menjawab: “Aku tak pandai membaca”.  Lalu Sang Jibril memeluk Nabi kemudian berkata: iqro ya Muhammad” . Akhirnya Nabi berkata: “ apa yang harus ku baca”.  Malaikat menuntun nabi membaca. “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan” dan seterusnya.

Itulah ayat Al Quran surah al Alaq ayat 1 sampai 5. Intinya membaca itu adalah sebuah perintah. Perintah untuk mendatangkan kemanfaatan dan membuka wawasan serta pengetahuan.

Penutup

Alhamdulillah akhiri tulisan ini dapat dirampungan. Ini merupakan anugerah Allah yang harus disyukuri. Semoga karunia ini menjadi rahmat yang membawa keberkahan.

Samboja, 30 Maret 2020

0Shares

By Admin

2 thoughts on “Membaca Itu Indah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *