Surat Cinta Dede Shofia

Oleh: Ayah Ade Zaenudin

Ayaaah… aku ada suraaat… untuk ayaaah…
Surat apa syantiiiik…
Iniiii…

Seperti biasa, Shofia si anak bontot memang suka sekali buat tulisan di kertas selembar. Surat. Entah itu sebuah permintaan, bisa juga sebuah curhatan dan lain-lain.

Surat itu selalu dia lipat, seolah isinya rahasia.

Manja. Itulah ciri khas Dede Shofia.
Belum sekolah, tapi Alhamdulillah tulisannya sudah bisa terbaca sih, hehe.

[Ayah kapan selesainya kerja ayah,soalyah mawu main sama ayah].

Begitu isi tulisannya. Ada gambar love nya.

Kuhentikan sejenak ketikan catatan rapat virtual tadi sore, lalu kukecup si cantik dan seperti biasa kuminta dia mencium pipi kiri dan kananku. Kosong pikiran, nanar melayang, hilang semua ide dan gagasan.

Okeh, sebentaaaar saja ayah selesaikan, Dede tunggu ayah ya sayang, ayah tinggal dikit lagi ko.
Okeeeeeh… siap… jawab si dede manja, riang gembira.

Ibu negara menghampiri dan kusampaikan surat itu.

Beliau malah mengingatkan sebuah tulisan berisi percakapan seorang anak dengan ayah yang berjudul AYAH, BOLEHKAH AKU MEMBELI WAKTUMU?

Setelah dihantam si cantik shofia, ternyata pukulan telak dilayangkan ibu negara.

Dikisahkan seorang anak bertanya sama ayahnya, ayah maaf, kalau boleh tahu, berapa gaji ayah perjamnya kalau di kantor? sang Ayah menyampaikan sekitar Rp. 100.000 perjam.

Setelah dijawab, sang anak justru menyampaikan sebuah permintaan, “Ayah, bolehkah aku meminjam uang Rp. 50.000!.

Si Ayah kaget bercampur sedikit emosi dan tidak meladeni. Disuruhnya sang anak untuk tidur.

Gak tega, akhirnya si Ayah menghampiri dan mengabulkan permintaannya.

Setelah menerima uang Rp. 50.000, segera sang anak mengambil tabungan uang recehnya, logam perlogam, terkumpullah Rp. 50.000. dia gabungkan menjadi Rp. 100.000

Ayah, ini uang Rp. 100.000, bolehkah aku membeli waktu ayah satu jam saja untuk main bersama?

Allohu akbar, la haula wala quwwata illa billah.

Begitu kira-kira penggalan kisah yang diingatkan ibu negara.

Selepas main, rupanya si Dede kecapean, pules juga romannya, puas dah.

Semoga ada manfaatnya, Wallohu a’lam

Ade Zen. 20/6/20

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *