(Catatan Syawalan Penulis Nasional Bersama Pak Cah)

Oleh: Abdul Mutolib Aljabaly

Menulis adalah ibu dari peradaban. Peradaban lahir dari karya-karya monumental tulisan para ulama dan ilmuan. Kemajuan peradaban juga tidak akan terjadi jika para ulama dan ilmuan tidak menuliskan ilmu mereka. Warisan merekalah yang hingga saat ini mengawal peradaban. Oleh karena itu menulis adalah tugas peradaban yang sangat mulia dan menjadi amal jariyah (ilmun yuntafa’u bihi)

Itulah poin besar dari  pesan yang dapat disarikan dari kongkow-kongkow secara daring bersama para penulis di jaringan Angkringan Penulis Indonesia (API) yang bertajuk Syawalan Penulis Indonesia#2 Sabtu, 13 Juni 2020. Kegiatan yang dipunggawai oleh Pak Cah (Cahyadi Takariawan), salah satu maha guru para penulis Indonesia ini dimaksudkan untuk menghadirkan majlis saling belajar, saling memotivasi, dan saling menginspirasi bagi para penulis.

Beruntungya saya bisa berguru pada para penulis hebat di forum ini. Sebagai pemantik, hadir Bunda Rahma Yulika, muslimah penulis yang cukup produktif dengan 13 buku,  dan Ust. Sholihin Abu Izzuddin yang lebih dikenal dengan nama Solihin Zero to Hero yang telah menulis 51 buku.

Bunda Yulika mengingatkan kembali modal yang harus dimiliki oleh penulis agar tidak berhenti menulis.  Di antara modal tersebut adalah kekuatan ruhiyah atau maknawiyah.   Menulis harus dilandasi motivasi mulia bukan untuk mencari popularitas apalagi isi tas (materi). Menulis harus didasari motivasi untuk mengembangkan pengetahuan diri. Dengan menulis seseorang dituntut untuk membaca dan penulis adalah pembaca aktif yang terbaik. Menulis juga harus dijadikan kegiatan yang menyenangkan dan jangan dijadikan beban. Oleh karena itu ketika menulis tidak perlu memikirkan kualitas tulisan kita di mata pembaca dan selalu siap menerima kritikan sebagai modal memperbaikinya.         

Kalau ingin jadi penulis syaratnya hanya satu, yaitu menulis. Jangan ‘entar-entar’ terus, tapi langsung enter (ketik), action dan bagikan tulisan tersebut di manapun bisa berbagi. Dengan menulis maka kita sudah menjadi penulis bukan lagi calon penulis.

Ustadz Sholihin Zero to Hero memberikan beberapa tips menulis. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk menuliskan banyak hal. Ada yang dengan cara merangkai informasi-informasi atau ilmu-ilmu  yang tercecer. Pak Cah mengamini cara ini dan menguatkan bahwa tidak sedikit penulis yang merangkai ha-hal yang sepele kemudian dijadikan tulisan yang menginspirasi dan ternyata bukunya menjadi best seller. Menulis juga bisa dilakukan dengan cara menuangkan gagasan yang ada di kepala dalam sebuah tulisan. Setiap orang pasti memiliki ide dan gagasan tentang sesuatu dan itu bisa dituangkan dalam tulisan.

Hal lain yang dapat dilakukan dalam menulis adalah menjelaskan sesuatu yang sulit menjadi mudah dipahami. Seperti tulisan ini yang mencoba menjelaskan kembali apa yang disampaikan oleh para guru kita di kegiatan ini. Jika faktanya justru tidak memberi kejelasan dalam penilain pembaca ya lain soal. Yang penting sudah niat. Insya Allah dapat pahala.

Selain itu menulis juga bisa dengan memanfaatkan potensi yang kita miliki. Misalnya kita punya keahlian tentang ilmu agama atau IT maka kita menulis tentang keahlian yang kita miliki agar potensi yang kita miliki tidak mubadzir karena tidak dibagikan kepada orang lain dan hilang ditelan zaman karena tidak diwariskan.

Ustadz Zero to Hero juga mengingatkan bahwa tidak semua tulisan berkontribusi membangun peradaban. Ada beberapa syarat tulisan yang berkontribusi membangun peradaban, yaitu tulisan yang mampu menguatkan kesadaran dan keyakinan, tulisan yang mewariskan nilai dan pemikiran, tulisan yang memberi solusi atas masalah kehidupan, dan tulisan yang membangun paradigma kehidupan.

Semoga para guru kita memaklumi dan memaafkan saya akalau ternyata tulisan ini tidak sesuai dengan apa yang mereka sampaikan. 

  • Penulis adalah anggota KALIMAT (Komunitas Penulis untuk Indonesia Bermartabat).
0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *