UJI KENIKMATAN
Oleh: Ade Zaenudin

Imam Ghazali mengisahkan bahwa pada masa Bani Israil ada tiga orang sakit yang diuji oleh Allah subhanahu wataala. Pertama orang terkena sakit kusta, kedua penyakit yang membuat rontok rambutnya dan yang ketiga menderita kebutaan.

Allah subhanahu wataala mengutus malaikat, menjelma menjadi seorang manusia untuk menguji ketiga orang tersebut.

Malaikat mendatangi orang yang berpenyakit kusta dan bertanya “apa yang kau inginkan?”. Dia menjawab “saya ingin sembuh dari penyakit kusta, saya tidak ingin kulit saya terlihat menjijikan”. Diusaplah badannya oleh malaikat dan sembuhlah orang tersebut. Malaikat mengajukan pertanyaan lagi “jika anda diberikan harta, apa yang paling kau inginkan saat ini?”. Saya ingin unta. Maka diberikanlah seekor unta betina yang sedang hamil.

Malaikat kemudian mendatangi orang yang menderita kebotakan. Pertanyaan yang sama pun diajukan. Jawabannya pun sama ingin sembuh dari penyakit yang diderita. Diusaplah kepalanya dan seketika sembuh. Malaikat pun mengajukan pertanyaan tentang harta yang paling diinginkan, dan dia meminta seekor sapi. Diberikanlah sapi betina yang sedang hamil.

Orang ketiga yang menderita kebutaan pun sama didatanginya, Malaikat mengajukan pertanyaan yang sama, maka diusaplah matanya, seketika ia bisa melihat. Pertanyaan kedua pun diajukan dan dia meminta seekor kambing.

Waktu berlalu, ketiga orang tersebut hidup dalam kesejahteraan setelah hewannya beranak pinak. Sampai satu saat Malaikat mendatanginya kembali.

Malaikat kemudian mendatangi orang yang tadinya berpenyakit kusta, Malaikat yang menjelma menjadi manusia memintanya seekor Unta untuk tunggangan, namun dia tidak mau memberikan, dia beralasan begitu banyak kebutuhan, padahal kekayaannya sangat melimpah. Malaikat pun berkata “jika engkau berdusta maka engkau akan kembali ke kedaan semula.” Dan kembalilah orang tersebut pada keadaan sakit dan miskin kembali .

Malaikat juga mendatangi orang yang tadinya menderita kebotakan, dimintanya seekor sapi. Namun dia tidak mau memberi. Dia mengatakan bahwa ini semua adalah harta warisan dari orang tuanya. Malaikat pun menyampaikan jika engkau berbohong maka akan kembali ke keadaan semula. Maka dia sakit dan miskin kembali.

Ketika mendatangi orang ketiga, yang tadinya menderita kebutaan, malaikat juga meminta seekor kambing. Dia berkata “Demi Allah, aku sangat bersyukur, tadinya aku tidak dapat melihat, lalu kemudian aku dikaruniai penglihatan, silahkan ambil kambing yang kau inginkan”. Malaikat menjawab “pegang saja hartamu, aku hanya mengujimu”.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *