Menangkap Peluang Pasca Pandemi
MaryatiArifudin, 11 Juni 2020
Terasa berat mengambil keputusan untuk sesuatu kebijakan yang belum pasti karena situasi. Keputusan itu harus tepat, agar sedikit resiko jika diberlakukan aturan nanti. Ku tangkap peluangmu untuk mencari solusi. Solusi apa itu? Kebijakan baru New Normal (NN) di sekolah boardingku.

Ingatkah teori peluang! Peluang atau kebolehjadian bisa juga disebut probabilitas yaitu cara untuk mengungkapkan kepercayaan atau pengetahuan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Dasar teori ini, mewarnai kebijakan New Normal pada sekolah boardingku. Muncul wacana kebijakan mas menteri dengan alternatif baru.

Sekolahku, saat ini akan menangkap peluang dari satu atau dua alternatif dengan memperhatikan protokol kesehatan itu pasti. Pasca Covid-19, menuntun seluruh sendi kehidupan beradaptasi dengan kehidupan normal yang baru sesuai protokol kesehatan. Protokol itu, berupa menjaga jarak (physical distancing), mengenakan masker kain tiga lapis, dan tidak bersalaman atau kontak fisik dengan orang lain. Kondisi perubahan ini, perlu persiapan dan penyadaran diri. Ada tantangan baru dalam menjalankan kebijakan baru untuk sekolah berasrama.

Proses pembelajaran wajib tetap berjalan, walau masa covid atau kebijakan new normal berlaku. Sekolah tidak boleh berdiam diri menunggu keputusan yang belum pasti usai pasca pandemi ini. Mari berinisiasi mengambil peluang alternatif solusi pada sistem pembelajaran yang di tawarkan mas mentri. Alternatif solusi pembelajaran diberlakukan di kelas, sitem daring, atau bahkan gabungan dua sitem itu. Yang pasti tahun ajaran baru dimulai tanggal 13 Juli 2020. Kebijakan ini wajib di sosialisasi di seluruh negeri agar pengelola sekolah bersiap diri.

Alhamdulillah penerimaan siswa baru tahun ajaran 2020/2021 di sekolah udah tuntas, tinggal menyesuaikan agenda proses belajar mengajar (PBM). Agenda PBM diawali dengan pentuan jadwal mengajar. Ada skenario pembelajaran mulai dari rancangan jadwal PBM di kelas dan Online atau sistem daring untuk menyikapi protokoler kesehatan. Ku kumpulkan sinergitas seluruh unsur pengelola, agar kinerja tidak sia-sia. Apa hasil dari sinergitas itu? Untuk memenuhi SOP kesehatan.

Ku perlu sandaran yang kuat pada-Mu, agar pandemi covid 19 segera berlalu. Bersama super tim yang hebat, kami mampu berbenah diri menyiapkan fasilitas untuk menyambut New Normal bagi peserta didikku. Ada motto dari siswa-siswiku “Mereka menjadi yang Terbaik”, membuat kami bergegas berlari berbenah diri dan melakukan evaluasi diri selama pandemi covid-19 lalu.

Hampir tiga bulan, PBM secara daring berlangsung tentunya banyak kendala karena belum terbiasa. Pembelajaran sistem daring mempunyai cerita dan ada pengalaman tersendiri baik itu bagi siswa, guru, orang tua siswa, bahkan pengelola sekolah. Hasil evaluasi PBM online versi peserta didik yang sering muncul di sekolah berkisar tentang sinyal internet tidak ada, tidak punya gawai, paket datanya habis, kondisi peserta didik belum siap belajar, terlambat saat belajar, dll. Hal itulah, permasalahan teknis dilapangan berdasar hasil rapat para dewan guru. Mengapa permasalahan peserta didik bermunculan. Apa yang telah dilakukan seorang guru?

Banyak dispensasi khusus dalam pembelajaran daring berlangsung. Guru-guru pada masa covid, tidak mengejar target kurikulum. Mereka telah mempersiapkan PBM secara daring, baik materi ajar dan metode mengajar di sesuaikan pendidikan pedagogik peserta didik. Guru-guru berusaha mengasah kemampuam soft skills peserta didik. Soft skills adalah kemampuan yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, ketrampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang saat bermuamalah dengan orang lain. Lain lagi nih, permasalah yang dialami para dewan guru saat mengajar dimana peserta didik belum siap belajar secara mandiri. Muncul keluhan guru terhadap peserta didik yang tidak peduli dengan PBM secara daring. Sikap ketidak pedulian berupa tidak merespon tugas, terlambat mengumpulkan tugas, dan tidak mengumpulkan. Padahal, guru telah memberi kelonggaran tata waktu pengumpulan tugas, sistemmatika penilaian, memberi peluang siswa tuk bertanya dengan whatsApp.

Banyaknya Permasalahan dalam PBM secara daring. Permasalah yang begitu menumpuk tidak mungkin ditangani perorangan. Solusinya, masing-masing mengambil peran sesuai dengan tupoksinya. Tantangan nyata bagi pengambil kebijakan, orang tua siswa, guru, dan pengelola sekolah untuk bersinergi memajukan pendidikan di negeri ini. Bagaimanakah sekolah berbenah diri?

Dengan kebijakan NN, sekolah membuat dua alternatif pembelajaran yaitu alternatif pembelajaran di kelas ataupun pembelajaran sistem daring. Pembelajaran daring biasanya dilakukan pada pendidikan adragogi atau pendidikan orang dewasa. Defini orang dewasa yaitu individu yang sudah mandiri dan mampu mengarahkan dirinya sendiri. Bagaimanakah sistem daring diaplikasikan untuk pendidikan pedagogi atau anak?

Sistem pedagogi yang terpenting dalam proses interaksi belajar adalah kegiatan belajar mandiri yang bertumpu pada peserta didik. Artinya, dituntut keaktifan peserta didik. Sehingga, seorang guru dituntut meningkatkan keterampilannya dalam PBM daring. Pasca pandemi, diharapkan guru mampu melaksanakan PBM yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru harus mampu menyusun dan menggunakan berbagai materi pembelajaran dan sumber belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Artinya, perlu ditingkatkan kompetensi pedagogi guru dalam pembelajaran daring.

Dalam menyikapi protokol kesehatan menjaga jarak (physical distancing) bagi sekolah boarding. Apa yang harus sekolah benahi? Dengan kondisi keterbatasan fasilitas sekolah tentu dilakukan penjadwalan belajar siswa dengan dua sistem pembelajaran agar SOP kesehatan berjalan. Satu angkatan siswa belajar di kelas selama dua bulan. Selama dua bulan peserta didik dapat bertatap muka dengan sang guru. Saat PBM di kelas, guru telah membuat skenario belajar. Keterampilan Guru memilah materi sangat diperlukan dalam menentukan materi tatap muka dan materi daring. Saat ini, ujian pendidikan sedang diuji untuk memunculkan jati diri agar dunia pendidikan berinovasi.

Jika, situasi pasca pandemi makin memburuk maka pembelajaran selamanya online. Manusia hanya mampu merencanakan Tuhan Penguasa Alam yang menentukan kehendak-Nya. Tidak ada yang sia-sia dalam suatu perencanaan untuk menangkap peluang yang terbaik. Sesuai dengan surat Al Hasyr ayat 18, Alloh memerintahkan untuk setiap manusia ataupun instansi hendaknya memperhatikan apa yang telah diperbuat guna merencanakan hari esok. Alloh berfirman, ” Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan”.

0Shares

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *