Dokumen Pribadi:
Perjalanan Kegiatan Perkemahan SMPN 4 Katingan Kuala ke Ibukota Kecamatan

Anda Adalah Apa yang Anda Tulis 

Oleh: Moh. Anis Romzi

Cermin diri manusia salah satunya dari tulisan. Ini dapat menunjukkan kecerdasan sekaligus lawan katanya. Ketika seseorang memproduksi sebuah tulisan berhubungan dengan kapasitas kecerdasannya. Tulisan merupakan hasil paling dominan dari kecerdasan linguistic. Inipun juga berbarengan dengan kecerdasan yang lain seperti kecerdasan emosional, spiritual dan sebagainya.

Pengertian dari kecerdasan linguistic adalah kemampuan seseorang atau individu dalam mengolah serta menggunakan kata dengan baik. Baik itu dalam bentuk ucapan lisan maupun tulisan.(Tiffany, DosenPsikologi.com). sementara pengertian kecerdasan linguistic secara lebih umum adalah kemampuan seseorang untuk mengungkapkan pendapat atau pikirannya melalui bahasa verbal dan non verbal.(id.m.wikipedia.org)

Fakta-fakta bahwa penampilan tidak sepadan dengan jiwa lewat tulisan. Jamak kita menjumpai seseorang dengan penampilan yang cantik atau ganteng. Namun ketika dia mengungkapkan lewat tulisan tak secantik atau seganteng orangnya. Ramai hari ini media social di mana setiap orang bebas mengekspresikan diri lewat tulisan, beberapa ‘kebablasan’. Banyak yang abai pada norma kehidupan, ujung-ujungnya berurusan dengan hukum. Ini karena tulisan pula. Jika peribahasa dahulu “mulutmu harimaumu” saat ini berubah menjadi “jarimu harimaumu”. Maka berhati-hatilah walaupun itu sekadar tulisan.

Tulisan juga dapat menunjukkan tingkat umur dan status sosial empunya.  Suatu contoh staus yang ditulis di aplikasi media social facebook. Ada perbedaan variasi bahasa yang digunakan dari tingkatan jenjang umur. Anak-anak, remaja dan dewasa memiliki gayanya masing-masing. Terutama dari segi pemilihan kosa kata atau diksi. Selain itu latar belakang tingkat Pendidikan, kekayaan dan status social orang tertentu memiliki variasi yang berbeda dalam menulis status di media social facebook. Maka hati-hatilah cerminan kita ada pada tulisan status di media social kita.

Perasaan dapat tergambar dari tulisan pula. Tulisan itu mengandung rasa bahasa. Dari sebuah kalimat dapat dianalisa kondisi jiwa penulisnya. Apakah ia sedang merasa senang, sedih, marah ataupun gembira. Tulisan dapat mewakili perasaan. Ketika tulisan itu menggambarkan anda, maka ada baiknya sebelum dipublikasikan diteliti lebih dahulu. Apakah itu akan berdampak pada lingkungan social kita. Khususnya bagi yang biasa aktif di media social. Bagikan perasaan positif kepada pembaca. Agar ada kemanfaatan dari tulisan yang kita publikasikan. Kemanfaatan akan berbuah kebaikan, dan kebaikan akan berbuah pahala.

Watak dan emosi sering masuk dalam tulisan. Untuk menghasilkan tulisan kematangan emosi menentukan penulisnya. “Hurlock berpendapat bahwa individu yang matang emosinya dapat dengan bebas merasakan sesuatu tanpa beban (dalam Nuryoto, 2002). Perasaannya tidak terbebani, tidak terkekang, dan tidak terhambat. Lebih jauh, Covey (dalam Nuryoto, 2002) mengemukakan bahwa kematangan emosi adalah kemampuan untuk mengekspersikan perasaan yang ada dalam diri secara yakin dan berani, yang diimbangi dengan pertimbangan-pertimbangan akan perasaan dan keyakinan individu lain.”[i]

Tulisan yang baik terlatih karena kebiasaan dan interaksi dengan lingkungan. Makna lingkungan adalah tempat di mana sang penulis berada. Saat ini lingkungan diperbesar maknanya dengan lingkungan virtual juga. Lingkungan virtual yaiut kehadiran penulis dengan menggunakan perangkat lunak computer seperti di internet. (KBBI V). Ketika penulis sering berinteraksi dengan komunitas yang memiliki kecenderungan yang sama, yakni menulis, maka akan lebih cepat mematangkan emosinya. Karena interaksi mereka saling menguntungkan. Kontrol terhadap tulisan akan mudah dilakukan. Ini karena dorongan minat yang sama. Lingkungan yang baik akan melaith kebiasaan yang baik pula. Khususnya dalam bidang kepenulisan.   

Tulisan anda adalah sejarah anda. Setiap orang lazimnya ingin mencatat sejarah baik. Menulis adalah kesempatan untuk mengukirnya. Sekaligus tulisan adalah cerminan wajah anda yang lebih luas. Tampilkan hal-hal baik dan bermanfaat untuk pembaca. Ini akan menjadi ladang ibadah dan pahala anda. Selamat, dan teruslah menulis.

[i] Fahmia Mawarni Syahputri, Pengaruh Kematangan Emosi Terhadap Kecenderungan Perilaku Cyberbullying Pada Masa Dewasa Awal, Fakultas  Pendidikan Psikologi UNJ, 2019, Skripsi

sumber: https://anisbetter.wordpress.com/2020/05/31/anda-adalah-apa-yang-anda-tulis/

0Shares

By Admin

2 thoughts on “Anda Adalah Apa yang Anda Tulis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *